Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Motivasi untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

Khudori Aliandu • Selasa, 2 Juni 2026 | 03:32 WIB
MEMBANGGAKAN: Bupati Muhammad Albarraa bersama Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh menerima LHP LKPD TA dari BPK RI di kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat (29/5) sore.
MEMBANGGAKAN: Bupati Muhammad Albarraa bersama Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh menerima LHP LKPD TA dari BPK RI di kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat (29/5) sore.

 

”Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan telah didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.’’ 

Ayni Zuroh

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto

SEMENTARA itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto mengapresiasi Pemkab Mojokerto atas keberhasilannya dalam mempertahankan opini WTP dari BPK RI atas LKPD TA 2025. Capaian ini menjadi prestasi membanggakan, karena merupakan raihan WTP ke-12 secara berturut-turut bagi pemda. 

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh menyatakan, keberhasilan ini merupakan bukti nyata adanya pengelolaan keuangan daerah yang dijalankan sesuai standar akuntansi pemerintahan. Atas nama DPRD, dia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah beserta seluruh jajaran OPD atas keberhasilan dalam mempertahankan opini WTP dari BPK RI. 

”Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan telah didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku,’’ ungkapnya. 

Kendati demikian, politisi PKB ini menegaskan, opini WTP bukanlah tujuan akhir dari sebuah pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah catatan dari BPK RI yang harus menjadi perhatian serius bagi Pemkab Mojokerto, terutama terkait aspek kepatuhan terhadap perundang-undangan yang masih perlu diperbaiki.

 

’’Meski masih ada catatan-catatan dari BPK RI yang menunjukkan adanya kekurangan dalam kepatuhan terhadap perundangan, prestasi ini harus menjadi motivasi bagi eksekutif untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,’’ tegasnya. 

Ayni menambahkan, ke depan, DPRD akan terus berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif. Fokus utamanya adalah dengan memastikan seluruh rekomendasi dari BPK RI dapat ditindaklanjuti secara menyeluruh oleh eksekutif. Sebab, lanjutnya, hal ini dinilai krusial untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke depan semakin efektif dan efisien. 

’’Kami akan terus mengawal agar pengelolaan APBD benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setiap rupiah anggaran daerah harus dipastikan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga Kabupaten Mojokerto,’’ pungkas Ayni. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#opini wtp 12 kali berturut-turut #apresiasi opini wtp #opini wtp pemkab mojokerto #dprd kabupaten mojokerto