Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Unta dan Sapi di Mojokerto Jadi Sasaran Pemeriksaan Kesehatan

Sofan Kurniawan • Kamis, 14 Mei 2026 | 08:24 WIB
HARUS SEHAT: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memeriksa kesehatan seekor unta di Berkah Wafa Farm, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (13/5). Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan layak kurban dan aman dikonsumsi.  (Sofan JPRM)
HARUS SEHAT: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto memeriksa kesehatan seekor unta di Berkah Wafa Farm, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (13/5). Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan layak kurban dan aman dikonsumsi. (Sofan JPRM)

 

Dinas Pertanian Kabupaten Datangi Berkah Wafa Farm 

KABUPATEN - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai melakukan pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin kepada hewan kurban untuk mencegah penyakit. Langkah ini sekaligus untuk memastikan hewan kurban dalam keadaan sehat, aman, dan layak konsumsi. 

Kemarin (13/5), tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto meninjau peternakan sapi dan unta di Berkah Wafa Farm di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Tutik Surjaningdyah menjelaskan, bahwa pemberian vitamin tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. 

Tindakan itu, lanjut dia, dinilai cukup efektif dalam mencegah stres akibat transportasi jarak jauh dan perubahan cuaca, terutama di musim pancaroba seperti saat ini. ”Untuk unta kita beri vitamin berupa pil, dan kita masukkan ke dalam wortel agar langsung dimakan,” ujar dokter hewan ini.

Selain sapi, di lokasi tersebut juga terdapat unta yang didatangkan khusus dari Australia. Hewan yang habitat asli di gurun pasir tersebut bisa beradaptasi di wilayah tropis di bawah lereng Gunung Penanggungan. 

Namun, dinas pertanian mengimbau kepada para pedagang dan peternak hewan kurban untuk selalu menjaga kebersihan sanitasi kandang. ”Pemantauan intensif ini akan terus dilakukan hingga hari penyembelihan (kurban), untuk menjamin kelayakan daging kurban bagi masyarakat,” tandas Tutik. (fan/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#peternakan unta #unta mojokerto #pemeriksaan kesehatan hewan #hewan kurban mojokerto