KOTA - Proyek kantor BPBD Kota Mojokerto dijatah Rp 2,1 miliar. Saat ini, pembangunan gedung dua lantai di lahan bekas markas Bawaslu Kota Mojokerto, Jalan Bhayangkara, itu sudah masuk ke meja lelang.
Situs LPSE Kota Mojokerto mencatat tender pembangunan gedung kantor BPBD Kota Mojokerto diunggah pada 18 Februari lalu. Proyek milik Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto ini memiliki nilai pagu Rp 2.150.896.070 yang bersumber dari APBD 2026. Tahapan lelang kini memasuki evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga dengan jumlah penawar sebanyak 97 perusahaan konstruksi.
Dokumen uraian pekerjaan menjelaskan, pekerjaan konstruksi ini akan dilaksanakan dengan jangka waktu 150 hari dengan masa pemeliharaan selama 180 hari. Proyek meliputi pembangunan gedung lantai 1 dan 2 secara menyeluruh hingga pemasangan instalasi listrik serta sistem sanitasi dan drainase.
Kabid Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Perakim Ferry Hendri Koerniawan membenarkan paket pembangunan kantor BPBD sudah naik ke meja lelang. Proyek di Jalan Bhayangkara nomor 36, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, ini ditaget berkontrak awal bulan depan sehingga bisa langsung dikerjakan. ’’Kalau lancar sesuai jadwal (sudah berkontrak) tanggal 6 April,’’ katanya, kemarin (16/3).
Selama ini, BPBD berkantor di markas UPTD Damkar yang berada di Jalan Bhayangkara. Pembentukan BPBD Kota Mojokerto terealisasi pada 1 Oktober 2025 setelah menjadi wacara sejak tahun sebelumnya. Saat ini, bakal kantor baru yang berada di sebelah kantor Kelurahan Jagalan itu telah diratakan.
Diberitakan sebelumnya, pembangunan gedung BPBD merupakan satu dari tiga proyek kantor baru tahun ini. Selain markas BPBD, proyek kantor Baznas dan ruang pertemuan akan digarap pemkot. Rencananya, kantor Baznas akan menempati lahan bekas markas Babinmavinvetcaddam atau Minvetcab V/Brawijaya yang juga berada di Jalan Bhayangkara.
Sementara itu, gedung pertemuan dibangun di lantai dua bekas gedung DPRD Kota Mojokerto yang terletak di kompleks Balai Kota, Jalan Gajah Mada. Tahun lalu, lantai satu gedung tersebut telah dibangun menjadi masjid dengan nilai Rp 1 miliar. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah