Kabid Prasarana Lalu Lintas dan Perparkiran DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Adi Mahendarto mengungkapkan, normalisasi rambu lalu lintas diprioritaskan di sepanjang jalur wisata. Di antaranya ruas jalur menuju Wana Wisata Pemandian Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet. ’’Sementara kami fokuskan di jalur wisata, karena banyak rambu-rambu lalu lintas yang kondisinya buram karena terkena getah pohon,’’ tandasnya, kemarin.
Akibatnya, sejumlah rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalur wisata tersebut tak terlihat jelas oleh pengguna jalan. Sehingga, kata Adi, petugas melakukan normalisasi dengan membersihkan kerak pada rambu peringatan, larangan, perintah, maupun petunjuk jalan. ’’Normalisasi rambu ini bertujuan untuk membantu memperjelas pengguna jalan guna mencegah risiko kecelakaan,’’ tandasnya.
Dikatakannya, normalisasi rambu lalu lintas dilakukan secara bertahap. Hingga kemarin, pelaksanaan masih menyentuh jalur Pacet-Trawas via Air Panas. Adi menyebut, normalisasi akan dilakukan secara berkelanjutan di ruas jalan lainnya. ’’Belum tersentuh semuanya, masih ada sekitar 35 titik rambu lainnya,’’ tandas dia.
Selain itu, ruas jalur yang akan disasar normalisasi rambu lalu lintas adalah di jalur Pacet-Cangar. Rencananya, hari ini petugas akan menyisir sarana petunjuk jalan yang rusak dan usang untuk dilakukan perbaikan.
Terlebih, jalur yang menghubungkan Mojokerto-Batu ini juga dikenal ekstrem dengan tanjakan dan turunan tajam. Sehingga pihaknya akan memastikan kelayakan fungsi dari rambu dan sarana lalu lintas lainnya guna meminimalisir risiko kecelakaan menghadapi masa mudik Lebaran. ’’Besok (hari ini, Red) kami akan normalisasi rambu petunjuk di ruas Pacet-Cangar,’’ pungkas Adi. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah