Plt Camat Puri Hari Prasetiyo menyatakan, inovasi Semanis Puri bertujuan untuk memonitoring dan evaluasi (monev) administrasi serta pembinaan aparatur desa.
Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan tertib administrasi, kualitas pelayanan, serta tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik. ”Inovasi Semangat Puri ini sudah dilaksanakan berkelanjutan setiap tahunnya,’’ terang dia.
Semanis Puri dilaksanakan dengan membentuk dua tim yang melakukan monev administrasi desa sesuai jadwal yang ditentukan. Tak hanya monev terkait administrasi keuangan saja, namun Semanis Puri juga menyeluruh mengadakan monev terkait administrasi pemdes, BPD, TP PKK desa, dan linmas.
’’Indikator yang dipakai dari inovasi ini berdasarkan Permendagri Nomor 47 Tahun 2018, Perda 5 Tahun 2018, dan juga indikator penilaian lomba desa dan BBGRM (Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat),’’ urai Hari.
Sementara itu, di bidang sosial, Kecamatan Puri menggelar Pra-Musrenbang Tematik ”Bermartabat”. Program ini digagas oleh Kecamatan Puri berkolaborasi dengan kepala desa, forum anak, PKK, PEKKA, pendamping desa, pendamping PKH dan TKSK Kecamatan Puri.
’’Program ini sebagai wadah untuk kelompok masyarakat yang tergolong kurang mampu. Kalangan perempuan dan anak dapat menyampaikan usulan atau aspirasi mereka dalam pembangunan daerah,’’ ulasnya.
Berjalan sejak 2021 lalu, inovasi tersebut diawali dengan mengidentikasi serta mengakomodir aspirasi maupun kebutuhan mereka. Kemudian dilanjutkan dengan menjaring kebutuhan dan kepentingan masyarakat dalam rencana pembangunan desa.
’’Semua usulan atau aspirasi bisa ditindaklajuti oleh pemda, yang hasilnya tentu berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan berdaya. Sebagaimana dengan semangat Catur Abhipraya Mubarok, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah