Sri Paduka Go atau akronim dari Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Kecamatan Ngoro merupakan inovasi barbasis informasi teknologi (IT) yang memudahkan masyarakat. Karena berbagai jenis pelayanan, persyaratan layanan, standar operasional prosedur (SOP), formulir layanan, hingga informasi lain terkait pelayanan di pemerintahan kecamatan dan desa dapat diakses melalui link dan barcode. ’’Inovasi ini memudahkan masyarakat mengakses pelayanan di kantor Kecamatan Ngoro dan balai desa secara efektif dan efisien,’’ terang Camat Ngoro Satriyo Wahyu Utomo.
Selain itu, Kecamatan Ngoro juga berupaya untuk memberikan pelayanan yang inklusif. Antara lain dengan mencetuskan inovasi Dilan dan Milea yang menjadi bentuk pendekatan layanan publik yang adil, setara, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
Satriyo memaparkan, Dilan dan Milea atau difabel, lansia, anak perempuan, dilayani maksimal dan gembira merupakan layanan yang memprioritaskan kelompok rentan dan penyandang disabilitas. ’’Ini menjadi wujud komitmen kami di pemerintah Kecamatan Ngoro untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua pengguna layanan,’’ ulasnya.
Karenanya, di kantor Kecamatan Ngoro terdapat sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang pelayanan masyarakat. Di antaranya tempat bermain ramah anak, ruang laktasi, jalur prioritas difabel dan lansia hingga parkir kendaraan khusus difabel dan perempuan. Termasuk terdapat ruang tunggu prioritas hingga SOP pelayan ramah disabilitas.
Melalui inovasi pelayanan ini, Kecamatan Ngoro berhasil mendongkrak kepuasan layanan masyarakat secara periodik. Dari indeks kepuasan masyarakat (IKM) 87,28 di tahun 2022 mampu naik menjadi 89,99 di 2023. Demikian pada 2024 yang mampu menembus IKM 95,50 berdasarkan e-Sukma Jatim. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah