Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Eddy Taufiq mengatakan, setiap tahun pendidikan politik terhadap masyarakat tidak pernah luput dari perhatian pemda. Baik dilakukan secara mandiri oleh bakesbangpol maupun melalui plotting anggaran bantuan keuangan partai politik (banpol) tahun 2025.
Anggarannya disesuaikan dengan jumlah suara sah pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu. ’’Banpol ini dibagi untuk parpol yang duduk di DPRD Kabupaten Mojokerto. Secara masif kita juga melakukan pendidikan politik terhadap elemen masyarakat, termasuk mahasiswa,’’ ungkapnya.
Sesuai regulasi, dana banpol senilai Rp 8 ribu per suara sah. Angka ini naik dibandingkan tahun 2023 yang hanya Rp 5 ribu per suara sah. Dia menegaskan, dikucurkan banpol setiap tahun tersebut diharapkan output kualitas demokrasi di Kabupaten Mojokerto semakin baik. Masyarakat lebih sadar politik dan mengerti tentang hak dan kewajiban.
Proses-proses demokrasi juga berjalan dengan baik. Termasuk dapat menekan angka golput setiap pesta demokrasi digelar. ’’Melalui pendidikan politik, menjadikan tren partisipasi politik masyarakat juga naik. Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024 lalu partisipasi kehadiran pemilih ada di angka 84,74 persen,’’ tandasnya. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah