Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Awal Ramadan, Satpol PP Kota Mojokerto Petakan Lokasi PKL Musiman

Martda Vadetya • Jumat, 20 Februari 2026 | 06:55 WIB

 

PILIH SLOW DOWN: Personel Satpol PP mengangkut rombong PKL yang terjaring razia di Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto, beberapa waktu lalu.
PILIH SLOW DOWN: Personel Satpol PP mengangkut rombong PKL yang terjaring razia di Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto, beberapa waktu lalu.
 

Biasa Menjamur di Tepi Jalan 

KOTA - Memasuki bulan Ramadan, penjual takjil biasanya menjamur di tepi jalan protokol Kota Mojokerto. Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) musiman di atas trotoar tersebut kini tengah dipetakan satpol PP. 

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Mojokerto Mulyono menguraikan, pengawasan terhadap aktivitas PKL di tepi jalan terus dilakukan hingga memasuki bulan Ramadan. Lewat patroli wilayah, sosialisasi larangan berjualan di ruang milik jalan (rumija) terus dioptimalkan. ’’Biar jalan protokol di Kota Mojokerto tidak semerawut dengan adanya (PKL takjil, Red) itu,’’ sebutnya, kemarin. 

Mengingat, berjualan di tepi jalan berisiko memicu kemacetan maupun merusak tata keindahan kota. Aparat penegak perda, lanjut Mulyono, kini tengah melakukan pemetaan lokasi menjamurnya PKL takjil yang memakan badan jalan. 

Hal tersebut diawali satpol PP dengan tiga kali penertiban PKL yang telah dilakukan di pusat kota menjelang Ramadan. Pertama, pada 27 Januari lalu. Sebanyak 13 PKL di Jalan KH Nawawi dan Jalan PB Sudirman dirazia. Dua hari kemudian, 29 Januari, sedikitnya 13 PKL di Jalan Residen Pamuji dan KH Ahmad Dahlan ditertibkan aparat penegak perda. 

Kamis (12/2) lalu, giliran pedagang di bahu Jalan Raya Surodinawan di sisir satpol PP. Hasilnya, 27 PKL terjaring razia. Seluruhnya disanksi pembinaan. Polisi pamong praja terus memelototi sejumlah titik rawan PKL musiman tersebut di bulan Ramadan ini. Bukan tidak mungkin, para pedagang disentralkan ke sejumlah pasar yang dikelola pemkot.

Menurut Mulyono, penataan PKL dilakukan secara kolaborasi dengan Diskopukmperindag Kota Mojokerto. ’’Pada prinsipnya, satpol PP melakukan sosialisasi dan penertiban PKL sesuai dengan tupoksi kami,’’ tandas Mulyono. (vad/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#ramadan mojokerto #PKL Musiman #satpol pp kota mojokerto