Dibangun dengan desain khas Timur Tengah yang dipadukan sentuhan lokal, masjid ini tidak hanya dijadikan sebagai pusat ibadah di lingkungan pemkab, tetapi juga kaya akan kolase ornamen spiritual yang melekat.
Masjid ini menawarkan nuansa spiritual yang kental, ditambah fasilitas modern, seperti perpustakaan dan ruang serbaguna. Sehingga menjadikan tempat ibadah ini sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan.
’’Selain sebagai tempat ibadah, juga dimanfaatkan kegiatan khusus, seperti kajian rutin. Termasuk selama bulan suci Ramadan ini,’’ ungkap Kabag Kesra Setdakab Mojokerto Nunuk Djatmiko.
Pengajian pasca salat Duhur itu di antaranya qiyamul lail malam ganjil, hingga secara istiqomah ngaji rutin Jumat Subuh yang materi keilmuannya disampaikan langsung Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Bupati. (ori/ris)
Editor : Fendy Hermansyah