KABUPATEN - Pembangunan proyek ruas Jalan Parengan-Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto mulai digeber, kemarin (12/2). Dengan anggaran Rp 4,6 miliar, betonisasi dalam pelebaran ini ditarget memperbaiki jalan poros sepanjang 983 meter dengan lebar hingga 5,5 meter.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah mengatakan, setelah sebelumnya dilakukan teken kontrak, pengerjaan di lapangan kini sudah mulai digeber. Sejumlah material dan alat berat sudah diturunkan ke lokasi proyek pelebaran jalan menuju standar tersebut.
’’Progres proyek untuk percepatan pembangunan daerah terus berproses. Setelah teken kontrak, rekanan juga sudah mulai melakukan pengerjaan lapangan,’’ ungkapnya.
Pantauan di lokasi, paket proyek yang dikerjakan CV. Insan Makmur tersebut kini sudah mulai ada aktivitas pekerja. Material batu sebagai tembok penahan jalan juga sudah didatangkan. Begitu juga dengan alat berat untuk menggali pembuatan pondasi juga sudah berjalan.
’’Sesuai teken kontrak, ditargetkan pengerjaan tuntas dalam lima bulan. Nilai anggarannya sebesar Rp 4,6 miliar,’’ tegasnya.
Menurut Yuni, paket betonisasi yang tengah berlangsung ini masuk proyek strategis daerah sebagaimana SK Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa. Tak urung pengerjaannya pun turut didampingi aparat penegak hukum (APH), baik dari kejaksaan ataupun kepolisian secara melekat mulai secara administratif ataupun pelaksanaan hingga pengerjaan tuntas 100 persen.
’’Jadi, kita tekankan rekanan mematuhi prinsip 5T. Yakni, tepat waktu, tepat mutu, tepat volume, tepat sasaran, dan tertib administrasi,’’ tandasnya.
Sebagaimana komitmen pemkab, setiap jalan rusak di bumi Majapahit bakal jadi perhatian serius. Hal itu seiring dengan visi misi Pemkab Mojokerto terkait penguatan dan pemerataan infrastruktur hingga pelosok desa. Hanya saja, perbaikan memang tidak tuntas tahun ini, melainkan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Setidaknya, melalui anggaran itu ditargetkan mampu melakukan perbaikan sepanjang hampir satu kilo meter. ’’Dengan lebar 5 sampai 5,5 meter, paling tidak perbaikan dilakukan sepanjang 983 meter. Untuk konstruksinya beton dengan ketebalan 25 centimeter,’’ jelas Yuni. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah