Pekan Depan Bakal Disusul Jembatan Lebaksono
KABUPATEN - Akses Jembatan Jurang III Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dibuka lebih awal setelah proyek rampung dikerjakan. Jalur alternatif penghubung Ngoro-Pungging ini kini dapat dilalui untuk semua kendaraan.
Proyek yang dinaungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto ini sedianya berkontrak hingga 27 Desember. Namun, pekerjaan infrastruktur yang digulirkan sejak 1 Juli dengan kucuran anggaran Rp 2,5 miliar tersebut telah rampung lebih awal dan langsung difungsikan. ’’Ya, sudah dibuka,’’ ungkap Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya, Rabu (24/12).
Menurutnya, pengoperasian Jembatan Jurang III yang berbatasan antara Desa Purwojati dan Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, ini dilakukan secara penuh. Sehingga jalur alternatif menuju kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) tersebut dapat dilalui untuk semua jenis kendaraan. Baik roda dua, roda empat, hingga truk angkutan barang.
Selain menunjang akses masyarakat, difungsikannya jembatan dengan volume 7,6x12 meter ini juga dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena jalur tersebut juga dijadikan sebagai jalan alternatif mengantisipasi kemacetan di jalur nasional Mojokerto-Japanan.
Dalam waktu, imbuh dia, pembukaan akses juga bakal dilakukan terhadap Jembatan Lebaksono, Kecamatan Pungging. Pasalnya, proyek dengan kontrak sebesar Rp 9,6 miliar ini juga di-deadline tuntas 27 Desember nanti.
Henri mengatakan, saat ini sentuhan pekerjaan jembatan dengan lebar 7 meter dan panjang 60 meter tersebut tinggal tahap finishing dan segera dioperasikan. ’’Minggu depan dibuka,’’ tandasnya. (ram/fen/ris)
Editor : Fendy Hermansyah