Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, Gus Bupati Salurkan Ratusan Bantuan Peralatan bagi Usaha Mikro

Khudori Aliandu • Rabu, 24 Desember 2025 | 01:05 WIB

 

SUPPORT: Bupati Muhammad Albarraa didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nuryadi dan Kepala Diskop UM Abdulloh Muchtar, menyerahkan bantuan peralatan hingga sertifikat halal kepada para pelak
SUPPORT: Bupati Muhammad Albarraa didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nuryadi dan Kepala Diskop UM Abdulloh Muchtar, menyerahkan bantuan peralatan hingga sertifikat halal kepada para pelak
 

KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menggelontorkan ratusan bantuan peralatan bagi usaha mikro di Pendapa Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, kemarin (22/12). Bantuan ini bagian dari upaya nyata pemerintah daerah (pemda) dalam mendukung ekonomi kreatif lebih maju dan berkembang. Termasuk mendorong kemandirian ekonomi warga.

’’Insya Allah, ke depan, geliat UMKM di Kabupaten Mojokerto ini semakin berkembang dan dapat sinergi dengan bidang-bidang usaha ekonomi lain untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,’’ ungkap Gus Bupati, kemarin (22/12).

Menurutnya, dengan berbagai program dan kebijakan ini, pemda optimistis geliat ekonomi akan tumbuh dan berkembang. Di samping dipengaruhi kondisi makro ekonomi yang lebih baik. ’’Makanya, hari ini (kemarin, Red) kita menyerahkan ratusan peralatan untuk memberikan support kepada para pelaku UMKM,’’ tegasnya.

Meliputi, 30 mesin jahit pakaian kepada para pelaku usaha bidang konveksi; 30 mesin jahit sepatu kepada para pelaku usaha di bidang alas kaki, khususnya sepatu; 30 mesin oven kepada para pelaku usaha bidang katering; dan 30 mesin peniris minyak kepada para pelaku usaha bidang makanan ringan dan camilan. ’’Harapannya, semoga bantuan ini dapat membantu kelancaran usaha yang dikelola untuk menjadikan usaha yang maju,’’ tandasnya.

Pihaknya berpesan kepada penerima bantuan untuk manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya agar benar-benar membawa dampak bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. ’’Dari usaha mikro ini fondasi ekonomi daerah dibangun. Jika usaha mikro tumbuh mandiri dan berkelanjutan, maka perekonomian Kabupaten Mojokerto akan semakin kukuh dan inklusif,’’ papar Gus Bupati.

Penyaluran bantuan ini bagian dari implementasi visi dan misi lima tahun ke depan. Yakni, membangun kemandirian ekonomi pada semua tingkatan, koperasi, dan usaha mikro. Sehingga berbagai program unggulan pun terus digeber. Meliputi pembangunan desa berbasis produksi, pelatihan bagi pesantren berbasis vokasi, milenial export dan milenial kreatif, serta UMKM naik kelas. ’’Khusus untuk pembangunan desa berbasis produksi, saya menyambut baik usulan kegiatan yang diusulkan oleh dinas koperasi dan usaha mikro untuk mem-branding desa,’’ jelasnya. 

Photo
Photo

Di antaranya Desa Mlaten, dengan aneka kerajinan gerabah berbahan tanah liat. Lalu, Desa Mojopilang, dengan aneka kerajinan menggunakan bambu. Sedangkan Desa Bejijong, dengan aneka kerajinan cor kuningan dan pahat batu. Selanjutnya, Desa Kemasan Tani, dengan aneka keripik dan olahan lain berbahan dasar singkong.

’’Untuk backup pasar yang semakin terbuka dan membantu peningkatan omzet, saya juga menganjurkan ASN memakai sepatu hasil produksi UMKM. Termasuk prioritas produksi UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemda,’’ tuturnya. 

Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Nuryadi dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muchtar, Gus Bupati turut menyerahkan sejumlah sertifikat halal kepada para pelaku usaha mikro bidang makanan dan minuman. Hal itu sebagai dukungan implementasi UU 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal. Termasuk Peraturan Pemerintah 39/2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

’’Harapan kami agar ditingkatkan sehingga persentase sertifikat produk halal bagi para pengusaha mikro di Kabupaten Mojokerto terus meningkat. Dengan demikian terhindar dari sanksi administrasi larangan peredaran, denda, pencabutan izin edar sampai pada sanksi pidana,” tegasnya. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Abdulloh Muchtar menyatakan komitmennya membawa para pelaku UMKM naik kelas. Selain memfasilitasi sertifikasi halal, para pelaku usaha mikro juga telah dibekali pelatihan-pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) pengelolaan usaha.

Meliputi bidang konveksi, katering, perajin sepatu, dan makanan ringan atau camilan. ’’Harapannya, usaha yang dijalani semakin berkembang dan naik kelas dari skala mikro menjadi skala kecil dan menengah,’’ tandasnya.

Kendati demikian, banyaknya jumlah usaha mikro mencapai 35.000 lebih, tentu membutuhkan perhatian semua pihak. Baik memberikan supervisi maupun fasilitasi yang diperlukan. Mulai menyangkut tata kelola dan manajemen usaha, produksi, distribusi, pemasaran, permodalan, dan legalitas. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#bupati mojokerto #gus barra #Bantuan Peralatan #dinas koperasi ukm #Gus Bupati #diskopukm mojokerto