MOJOSARI - Proyek renovasi Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto agaknya masih harus dikebut. Pasalnya, dengan sisa kontrak yang akan berakhir pekan depan, progres pekerjaan masih menyentuh 81 persen.
Kabid Penataan Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto Doddy Prasetyo menyebutkan, progres pekerjaan proyek renovasi Stadion Gajah Mada masih dalam tren positif. Dia menyebut, dari rencana 78,74 persen pada pekan ketujuh pelaksanaan, realisasinya masih menyentuh 81,72 persen. ’’Progresnya positif dengan deviasi 2,97 persen,’’ tuturnya.
Kendati begitu, pihaknya tetap meminta pelaksana proyek yang dikerjakan CV Dwi Karya Cemerlang untuk melakukan percepatan penyelesaian. Mengingat, tenggat kontrak dari proyek yang berkontrak sebesar Rp 3,8 miliar dari APBD 2025 ini akan berakhir minggu depan.
Doddy menyebut, masih terdapat beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan. Di antaranya perbaikan ruang-ruang pada bagian fasad Stadion Gajah Mada. ’’Fasad depan masih dibenahi, termasuk kamar mandi,’’ ujarnya.
Sementara untuk bagian tribun pada markas PS Mojokerto Putra ini sudah hampir rampung. Terkecuali, ungkap dia, tempat supporter yang di sisi selatan yang memang tidak disentuh pekerjaan fisik.
Pasalnya, kondisi kontstruksi bangunan yang lama mengalami kerusakan berat. ’’Cuma ada satu tribun yang tidak disentuh, karena kondisi strukturnya berbahaya,’’ pungkasnya.
Selain itu, renovasi stadion tahun ini juga menyasar pemasangan paving dan drainase. Dengan kontrak 70 hari kalender, rekanan proyek kini dikejar deadline karena kontrak akan berakhir 25 Desember nanti. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah