Diketahui Baru Dua Tahun Dibangun
KOTA – Jalur pedestrian di sejumlah ruas jalan protokol Kota Mojokerto yang dibangun pada 2023 mengalami kerusakan. Beberapa manhole alias tutup got sudah jebol dan trotoarnya ambrol.
Berdasarkan pantauan di lapangan kemarin (11/12), manhole yang rusak tersebut terdapat di trotoar seberang kantor BPKSDM Kota Mojokerto, Jalan Bhayangkara. Logam penutup gorong-gorong tersebut hancur diduga akibat terlindas roda mobil. ”Baru bulan ini rusaknya,” kata Sutik, pemilik warung di dekat lokasi.
Menurutnya, fasilitas umum penutup lubang kontrol saluran air itu sering dilewati mobil. Akibatnya, logam tak kuat menahan beban hingga akhirnya jebol. Kini, kondisi lubang yang menganga membuat Sutik khawatir. Sebab, pejalan kaki yang tak berhati-hati rawan terperosok. ”Karena banyak anak sekolah lewat, kalau tidak tahu bisa masuk,” ucapnya.
Kerusakan manhole juga terpantau di depan Starbucks, Jalan Gajah Mada. Penutup lubang drainase berlogo Pemkot Mojokerto di akses masuk gerai kopi itu ditutupi batu karena pecah. Di ruas jalan tersebut, terdapat pula trotoar yang mengalami ambrol. Kerusakan yang menggerus paving trotoar dan mengancam lampu hias ini berada di depan TK Kartika.
Dikonfirmasi terkait sejumlah kerusakan di jalur pedestrian tersebut, Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri Koerniawan menyatakan bakal melakukan penanganan. ”Segera ditindaklanjuti,” ujarnya singkat, kemarin (11/12).
Untuk diketahui, proyek pembangunan trotoar di Kota Mojokerto ini berlangsung serentak pada 2023 lalu. Pekerjaan itu antara lain menyasar Jalan Gajah Mada dengan anggaran Rp 3,3 miliar, Jalan Bhayangkara Rp 3,6 miliar, Jalan Pahlawan Rp 2,8 miliar, dan Jalan Hayam Wuruk Rp 3,37 miliar. Proyek ini meliputi pemavingan trotoar sekaligus jalur difabel hingga pemasangan lampu hias. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah