Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gus Bupati-Mas Wabup Bergerak, Setahun Berhasil Membangun Jalan Sepanjang 34 Km, Drainase, hingga Bendungan di Kabupaten Mojokerto

Khudori Aliandu • Senin, 8 Desember 2025 | 23:42 WIB

 

 

Gus Barra Tercatat sebagai Bupati Terkaya Kedua se-Jawa Timur, Berikut Detail Harta Kekayaan Bupati Mojokerto
Gus Barra Tercatat sebagai Bupati Terkaya Kedua se-Jawa Timur, Berikut Detail Harta Kekayaan Bupati Mojokerto

KABUPATEN - Penguatan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto lebih maju, adil, dan makmur di era kepemimpinan Bupati Muhammad Albarraa dan Wabup dr M. Rizal Oktavian bukan isapan jempol. Buktinya, baru satu tahun berjalan, Pemkab Mojokerto berhasil membangun jalan sepanjang 34,819 kilometer (km) dengan lebar 4,5-10 meter.

Belum lagi, pembangunan infrastruktur drainase saluran sepanjang 9,118 km dan perkantoran 10 lokasi. Lalu, merehabilitasi 5 bendung dan saluran irigasi sepanjang 968,5 meter. Selain pembangunan, dinas PUPR melaui perizinan PBG SLF juga mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 8,2 miliar sepanjang 2025, dengan menerbitkan 223 perizinan. Keberhasilan itu bagian dari dukungan implementasi misi ke-4. Yakni, pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur di semua sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, dan pelestarian lingkungan.

’’Saya bangga atas kinerja dinas PUPR yang tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan. Dinas PUPR menjadi motor penggerak kemajuan Kabupaten Mojokerto yang semakin tertata, maju, dan berkembang pesat,’’ tegas Gus Bupati Albarraa saat kegiatan bakti sosial yang digelar dinas PUPR dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 di Masjid Agung Darussalam (Madasa), Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Sabtu (6/12).

Gus Bupati menegaskan, peringatan Hari Bakti PU ke-80 bukan hanya seremoni, tetapi harus menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan yang transparan, jujur, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks seiring dengan perubahan iklim. ’’Momentum ini harus mendorong peningkatan kualitas perencanaan, pengawasan, dan percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas. Kita perlu membangun infrastruktur yang lebih tangguh serta meningkatkan integritas dan profesionalisme ASN,’’ tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Anik Mutammimah Kurniawati turut menyampaikan rasa syukur atas kekompakan seluruh jajaran dinas PUPR. Dia menuturkan, Hari Bakti PU ke-80 ini menjadi momentum memperkuat pelayanan dan tanggung jawab kepada masyarakat. ’’Semoga semangat kebersamaan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah nyata mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan,’’ ungkapnya.

Peringatan Hari Bakti PU ke-80 turut menjadi manifestasi pengabdian dan kepedulian sosial. Termasuk komitmen Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selaras dengan visi Bupati Mojokerto dalam lima tahun ke depan, Terwujudnya Kabupaten Mojokerto Lebih Maju, Adil, dan Makmur, melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan SDM.

Dengan demikian, tahun ini melalui anggaran Rp 187,793 miliar, dinas PUPR berhasil menggeber pembangunan hingga peningkatan layanan publik tata ruang serta perizinan PBG SLF. ’’Hasilnya, setelah bergerak satu tahun berdampak dibawa kepemimpinan Gus Bupati, pemkab berhasil membangun jalan sepanjang 34,819 km dengan lebar 4,5-10 meter,’’ tegas Anik. Terbagi atas konstruksi aspal, sepanjang 17,631 km pada 10 lokasi dan konstruksi beton sepanjang 17, dan 118 km di 19 lokasi. ’’Sedangkan pembangunan dan rekontruksi jembatan pada 6 lokasi dengan lebar 6-8 meter panjang total 155 meter,’’ tambahnya. Tuntasnya pembangunan ini diharapkan menambah status kondisi mantap (baik dan sedang) sepanjang 970.207 km atau 83,18 persen yang tercatat di akhir 2024.

Belum lagi infrastruktur drainase, setidaknya tahun ini ada 14 lokasi pembangunan saluran sepanjang 9,118 km. Sebaliknya, untuk upaya pemeliharaan saluran sepanjang 13 km. Sedangkan pada infrastruktur gedung, pemkab berhasil merehabilitasi 10 perkantoran. Begitu juga dengan infrastruktur sumber daya air (SDA) juga menjadi prioritas pembangunan. ’’Sepanjang 2025 ini kami berhasil merehabilitasi 5 bendung dan saluran irigasi sepanjang 968,5 meter di 7 lokasi. Termasuk pemeliharaan 748,05 meter dan memasang 11 titik pintu air, hingga menormalisasi saluran irigasi dan sungai untuk antisipasi banjir sepanjang 24,3 km di 35 desa,’’ jelasnya.

Tak sekadar pembangunan, melalui pelayanan perizinan persetujuan bangunan gedung (PBG) dan sertifikat laik fungsi (SLF), dinas PUPR juga berhasil sumbang PAD hingga miliaran rupiah. ’’Dari 223 perizinan yang diterbitkan sepanjang 2025, PAD yang masuk sebesar Rp 8,2 miliar,’’ tandasnya. Selanjutnya, di tahun berjalan, dinas PUPR melalui pelayanan perizinan tata ruang kaitannya dengan Keterangan Rencana Kota (KRK) dan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) juga terbit 215 dokumen KRK dan 337 dokumen PKKPR.

Di sisi lain, dinas PUPR juga memiliki tanggung jawab melakukan edukasi pembinaan konstruksi. Tahun ini sudah melaksanakan bimtek terkait jasa konstruksi sebanyak 6 kali dengan total sasaran 678 peserta. Mulai dari penyedia jasa konstruksi, siswa SMK, perangkat desa, dan organisasi daerah yang terkait dengan jasa konstruksi. ’’Dan alhamdulillah, langkah-langkah pembangunan infrastruktur yang menjadi perhatian dan program Pemkab Mojokerto, setahun ini memberikan azas manfaat bagi masyarakat secara luas,’’ urai Anik.

Dari berbagai program yang digeber ini, mampu menunjukkan dampak bagi peningkatan konektivitas, peningkatan kualitas kesehatan, dan permukiman. Termasuk peningkatan indeks pertanaman dan mendukung ketahanan pangan nasional. ’’Tak terkecuali turut berperan mendukung pertumbuhan investasi dengan tetap berpegang pada kesesuaian pola ruang dan keamanan bangunan,’’ paparnya.

Sehingga, lanjut Anik, pada peringatan Hari Bakti PU ke-80, dengan contoh dedikasi perjuangan pahlawan Sapta Taruna menjadikan momentum mendorong semangat membangun dan peningkatan kinerja Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto. Bergerak Satu Tahun Berdampak adalah wujud bagaimana kinerja tersebut sangat dibutuhkan dan diharapkan oleh masyarakat kabupaten Mojokerto. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #mas wabup #gus barra #Pemkab Mojokerto #dokter rizal #Gus Bupati