KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, menyalurkan bantuan langsung tunai sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dengan total sebesar Rp 47 miliar dengan sasaran 52.493 penerima. Angka tersebut berpotensi bertambah seiring ada tambahan 20 ribu calon penerima dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang harus diverifikasi.
’’Ini adalah BLT sementara dari pemerintah pusat, tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Gus Bupati pada prosesi penyaluran bantuan di Pendopo Kantor Kecamatan Trawas.
Menurutnya, penyaluran BLTS kesra melalui PT. Pos Indonesia ini masuk gelombang dua dengan menyasar sebanyak 52.493 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan yang disalurkan kepada tiap KPM sebanyak Rp 900 ribu untuk jatah bulan Oktober sampai Desember. Dengan nominal per bulannya sebesar Rp 300 ribu per-penerima. ’’Bansos Rp 900 ribu yang panjenengan dapatkan adalah untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, dan lain sebagainya. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga panjenengan semua, semoga manfaat dan barokah,’’ jelasnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto, menambahkan, penyaluran BLTS kesra saat ini memang masuk gelombang dua dengan penerima sebanyak 52.493 keluarga penerima manfaat. Angka tersebut lebih sedikit dari tahap pertama yang penyalurannya melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tercatat ada 76.417 keluarga penerima manfaat (KPM). ’’Jadi, jika ditotal penerima BLTS kesra di Kabupaten Mojokerto mencapai 128.910 KPM,’’ ungkapnya.
Kendati begitu angka tersebut masih berpotensi bertambah lagi seiring dengan perpanjangan verifikasi calon penerima dari Kemensos. ’’Jadi 128.910 ini masih berpotensi bertambah karena masih ada data susulan sekitar 20 ribuan yang harus diverifikasi lagi,’’ tandasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah