Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 1,7 juta kilogram (kg) lebih dan 343.192 liter minyak goreng (migor) kepada masyarakat ekonomi kurang mampu, kemarin (21/11). Bantuan disalurkan kepada 85.798 penerima bantuan pangan (PBP) untuk jatah dua bulan, Oktober dan November.
Secara simbolis, penyaluran dilakukan Bupati Muhammad Albarraa bersama Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Kajari Kabupaten Mojokerto Fauzi, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, dan Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto Muhammad Husin, di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet.
’’Program bantuan pangan ini bagian dari stimulus pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng,’’ ungkap Muhammad Husin. Penyaluran ini bagian dari penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyasar kepada 85.798 PBP. Setiap penerima mendapatkan per alokasi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. ’’Sehingga total yang akan diterima adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk jatah dua bulan Oktober dan November,’’ jelasnya. Dengan demikian, lanjut Husin, dari 85.798 PBP, Bulog kini bakal menyalurkan 1.715.960 kilogram atau 1.715 ton lebih cadangan beras pemerintah. Termasuk 343.192 liter migor kepada masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, bantuan pangan beras tahun 2025 ini bagian dari paket kebijakan ekonomi. Sekaligus menjaga stabilisasi harga bahan pangan. ’’Para penerima bantuan pangan ini masyarakat berpenghasilan rendah atau keluarga miskin dan rentan sesuai dengan kriteria DTSEN (data tunggal sosial dan ekonomi nasional) Kementerian Sosial,’’ ungkapnya.
Gus Bupati berharap, penyaluran alokasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur keluarga, tetapi juga meminimalkan dampak dari fluktuasi harga di pasaran. Seiring beras dan migor jadi kebutuhan pokok masyarakat. ’’Sehingga kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi banyak keluarga di Kabupaten Mojokerto,’’ tuturnya. Pemkab Mojokerto juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan. Mulai dari pemerintah pusat, Bapanas, Bulog, dinas pangan, dinas sosial, pemerintah kecamatan dan desa, hingga para relawan dan pendamping sosial. ’’Sinergi dan kerja keras panjenengan semua memastikan bantuan ini tersalurkan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat,’’ jelasnya.
Di samping itu, pemda berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan pangan daerah. Berbagai program juga terus didorong, seperti pemberdayaan petani, peningkatan kualitas produksi pertanian, stabilisasi pasokan dan harga pangan. Termasuk perluasan akses masyarakat terhadap sumber pangan yang terjangkau. ’’Bantuan hari ini adalah bagian dari rangkaian besar ikhtiar kita untuk memastikan seluruh warga Kabupaten Mojokerto dapat hidup lebih layak, sehat, dan sejahtera,’’ pungkasnya. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi