Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab Lestarikan Industri Batik dan Tenun: Gelar Fashion Runway, Disperindag dan Iwapi Perkuat Kolaborasi

Khudori Aliandu • Rabu, 19 November 2025 | 15:55 WIB
KOMPAK: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama sang istri, Ning Hana, didampingi Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian beserta istri dr. Amelia dan Kadisperindag Noerhono saat Fashion Runway
KOMPAK: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama sang istri, Ning Hana, didampingi Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian beserta istri dr. Amelia dan Kadisperindag Noerhono saat Fashion Runway

 KABUPATEN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto berkolaborasi dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur menggelar Fashion Runway di Dyandra Convention Center, Surabaya, kemarin (18/11). Bertemakan Lestarikan Industri Batik dan Tenun sebagai Identitas Budaya Bangsa Indonesia, kegiatan ini berjalan meriah.

 Bahkan, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama sang istri, Ning Hana, turut memperagakan fashion show mengeliling catwalk menggunakan busana batik dan tenun khas produk bumi Majapahit. Turut mendampingi Gus Bupati, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Naoerhono bersama sang istri. ’’Hari ini (kemarin, Red) kita berkumpul untuk bersama-sama menegaskan komitmen kita dalam melestarikan dan mengembangkan industri batik dan tenun sebagai identitas budaya bangsa Indonesia yang kaya dan luhur,’’ ungkap Gus Bupati. 

Menurutnya, batik dan tenun bukan sekadar kain, melainkan karya seni yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal. ’’Sehingga harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,’’ tegasnya. Melalui momentum ini, Gus Bupati turut menyampaikan tiga hal penting yang menjadi fokus bersama. Pertama, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen memberikan akses jaringan atau networking yang luas bagi para pelaku usaha di bidang fashion. Khususnya yang mengangkat batik dan tenun sebagai produk unggulan.

 ’’Melalui jaringan ini, para perajin dan desainer dapat lebih mudah menjangkau pasar nasional maupun internasional. Termasuk, dapat berkolaborasi memperkuat usaha mereka,’’ paparnya. Kedua, pemerintah juga akan terus mempromosikan karya-karya para desiner lokal kepada masyarakat luas. Khususnya para pecinta dunia fashion. ’’Kita harus bangga memakai produk dalam negeri yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sarat dengan nilai budaya yang tinggi. Dengan bangga mengenakan batik dan tenun, kita turut melestarikan warisan budaya sekaligus mendukung ekonomi kreatif bangsa,’’ jelasnya.

BANGGA: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama sang istri, Ning Hana bangga menggunakan batik dan tenun produk dalam negeri dalam Fashion Runway di Dyandra Convention Center, Surabaya, kemarin
BANGGA: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama sang istri, Ning Hana bangga menggunakan batik dan tenun produk dalam negeri dalam Fashion Runway di Dyandra Convention Center, Surabaya, kemarin

 Ketiga, Gus Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para perajin batik dan tenun, desainer, serta pengusaha, untuk menjalin kolaborasi yang erat dan saling menguatkan. Pihaknya optimistis sinergi antara kreator dan perajin akan menghasilkan inovasi produk yang mampu bersaing dan menjadi kebanggaan Mojokerto serta Indonesia. ’’Marilah kita bersama-sama menjaga dan mengembangkan industri batik dan tenun ini sebagai simbol identitas bangsa yang unik dan mempesona di mata dunia,’’ bebernya.

 Melalui kerja keras dan kebersamaan, Gus Bupati yakin batik dan tenun Mojokerto akan semakin dikenal dan dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. ’’Semoga melalui acara Iwapi Fashion Runway ini, kita semua dapat semakin terpacu untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan batik serta tenun sebagai warisan budaya yang tak ternilai,’’ pungkasnya.

 Fashion Runway ini turut dihadiri Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Oktavian beserta istri dr. Amelia dan tamu undangan lainnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jatim, Disperindag Provinsi Jatim, Disparekraf Provinsi Jatim, Duskop UMKM Provinsi Jatim, Biro Perekonomian Provinsi Jatim, Kominfo Provinsi Jatim, Kadin Jatim, Badan Kerja Sama Organisais Wanita (BKOW) Jatim, dan Darma Wanita Persatuan (DWP) Jatim. Lalu, Dekranasda Jatim, Lamongan, Situbondo, Kota Pasuruan, dan Dekranasda Kota Surabaya. Selain itu, ada Bank Jatim, BI, HIPMI, IPEMI, dan APBJ. Begitu juga dengan peserta yang hadir tidak hanya dari Kabupaten Mojokerto, melainkan juga sejumlah daerah yang ada di Jawa Timur. (ori/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) #disperindag #industri batik #fashion run #disperindag kabupaten mojokerto #lestarikan batik