Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tongkat Estafet Kepemimpinan Kajari Kota dan Kabupaten Berganti

Khudori Aliandu • Jumat, 7 November 2025 | 15:20 WIB

PENYEGARAN: Kajati Jatim Dr. Kuntadi saat memimpin prosesi serah terima jabatan bagi 27 pejabat kejaksaan di kantor Kejati Jatim di Surabaya, kemarin (6/11).
PENYEGARAN: Kajati Jatim Dr. Kuntadi saat memimpin prosesi serah terima jabatan bagi 27 pejabat kejaksaan di kantor Kejati Jatim di Surabaya, kemarin (6/11).
 

Kajati Jatim Optimistis Pejabat Baru Memberi Nilai Manfaat dan Kemajuan

 MOJOKERTO RAYA – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur (Jatim) Dr. Kunta memimpin  prosesi serah terima jabatan bagi 27 pejabat kejaksaan di kantor Kejati Jatim di Surabaya, kemarin (6/11). Serah terima kepemimpinan itu juga menyentuh kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota dan Kabupaten Mojokerto. Kajari Kota Mojokerto sebelumnya dipimpin Bobby Ruswin dan Kajari Kabupaten Mojokerto dinakhodai Endang Tirtana.

 Kemarin Bobby resmi dipromosikan sebagai Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Maluku. Sedangkan kursi Kajari Kota Mojokerto diampu Hedi Muchwanto yang sebelumnya menjadi Kajari Pidie, Aceh. Promosi jabatan juga diberikan kepada Endang Tirtana. Kini dia resmi menjabat sebagai Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Sedangkan Kajari Kabupaten Mojokerto resmi digantikan Fauzi yang sebelumnya adalah Kajari Manggarai, NTT.

 ’’Saya atas nama pribadi maupun institusi, kepada para pejabat yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat bergabung di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru semakin memberikan nilai tambah dan manfaat bagi kemajuan institusi. Khususnya di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,’’ ungkap Kajati Jatim Dr. Kuntadi dalam sertijab di kantor Kejati Jatim, kemarin. 

Menurutnya, pelantikan bagi 27 pejabat ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang senantiasa bergerak menyesuaikan kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang. Dia menegaskan, rotasi, mutasi, dan promosi bukan semata-mata bentuk pergantian posisi atau jabatan, tetapi merupakan bagian dari strategi organisasi untuk memperkuat kinerja dan memperluas wawasan. ’’Termasuk menumbuhkan integritas dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,’’ imbuhnya.

 Sebagaimana diketahui bersama, lanjut dia, jabatan adalah sebuah amanah, bukan hak. Karenanya harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, profesionalisme, dan akuntabilitas. ’’Maka dari itu, pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial pengukuhan, tetapi merupakan titik awal dari penegasan tanggung jawab moral, profesional, dan institusional untuk memberikan yang terbaik bagi institusi, masyarakat, dan negara,’’ pungkasnya. (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#sertijab #kepemimpinan #kajari kabupaten mojokerto #kajari kota mojokerto