Setiap Pelamar Boleh Daftar Dua Lowongan
KABUPATEN - Pemkab Mojokerto akhirnya melelang tiga kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang lowong, kemarin (5/11). Penjaringan melalui seleksi terbuka (selter) itu digelar setelah pemda mengantongi restu Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko mengungkapkan, proses pengisian kursi jabatan setingkat eselon II B di lingkungan pemda sudah mulai berproses. Mulai kemarin, penjaringan sudah mulai dibuka hingga dua pekan ke depan. ’’Ada tiga jabatan kepala dinas yang kita isi melalui selter,’’ ungkapnya.
Tiga kursi lowong yang tengah dilelang yakni, kepala Dinas PUPR, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip), dan kepala Dinas Pendidikan (Dispendik). Itu setelah ketiga pejabat sebelumnya dimutasi. Rinaldi Rizal Sabirin yang sebelumnya menjabat kadis PUPR digeser menjadi kepala badan penanggulangan bencana daerah.
Lalu, Noerhono yang sebelumnya jabat kepala Dispusip kini menduduki posisi kepala Disperindag. Sedangkan Ludfi Ariyono digeser ke dinas pertanian dari sebelumnya kepala Dispendik. ’’Setiap calon peserta pengisian JPTP melalui seleksi terbuka, dapat melamar dua jabatan yang lowong,’’ tegas pria yang juga menjabat ketua pansel ini.
Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo, menambahkan, proses selter JPTM ini akan dituntaskan selama sebulan. Dengan jadwal pendaftaran selama dua pekan, mulai Rabu (5/11) sampai dengan Rabu (19/11). Dilanjut seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dari Kamis (6/11) sampai Kamis (20/11).
Lalu, pada Senin (24/11) ada pengumuman hasil seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan dengan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultur Rabu (26/11) (untuk detail persyaratan, tahapan, dan jadwal selengkapnya di halaman 24) ’’Baru pada Selasa 2 Desember 2025, kita jadwalkan untuk seleksi kompetensi bidang,’’ tandasnya.
Masing-masing peserta, lanjut Amat, akan adu gagasan di hadapan tim pansel yang terdiri dari unsur internal pemerintahan kabupaten dan provinsi, serta akademisi. ’’Mereka bakal diuji oleh lima panelis sesuai dengan lowongan jabatan yang dilamar,’’ tuturnya.
Untuk pelamar kepala dinas PUPR, mereka harus membuat makalah dan mampu memaparkan Strategi Percepatan Konektivitas Infrastruktur Jalan untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Kabupaten Mojokerto. Begitu juga dengan kepala dispusip memaparkan Transformasi Layanan Perpustakaan Daerah dan Penguatan Pengawasan Kearsipan Menuju Layanan Publik yang Unggul, Berkelanjutan dan Berbasis Digital.
Sedangkan, untuk kandidat kepala dispendik, mereka juga harus mampu dan meyakinkan para panelis kaitannya dengan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan guna mewujudkan SDM Cerdas, Terampil, Produktif dan Berkarakter Tangguh di Kabupaten Mojokerto. ’’Baru setelahnya, untuk pengumuman hasil akhir selter kita jadwalkan pada Selasa 9 Desember 2025 sekaligus memberi rekomendasi kepada Gus Bupati selaku PPK,’’ beber Amat.
Sebelumnya, Bupati Muhammad Albarraa menegaskan melalui lelang terbuka tersebut, berharapan bisa memilih para peserta secara trasparan dan kompetitif. Sehingga menghasilkan calon pejabat yang duduk di kursi kepala dinas tepat sesuai kopetensinya. Apalagi, sejumlah kursi yang lowong masuk kategori organisasi perangkat daerah besar dan strategis.
Melalui selter nantinya, pihaknya ingin mencari sosok pejabat yang benar-benar kompeten. Termasuk memiliki dedikasi dan etos kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ’’Prinsipnya, mutasi itu untuk penyegaran organisasi dan memilih orang yang tepat dalam mengurus organisasi. Dan semua bekerja untuk Kabupaten Mojokerto,’’ tuturnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi