Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gus Bupati Mojokerto Pastikan Produktivitas Pertanian Surplus

Khudori Aliandu • Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:50 WIB

 

PEMERATAAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan arahan dan secara simbolis menyalurkan BK desa bersifat khusus kepada puluhan desa di Pendapa Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, 26 Mei lalu.
PEMERATAAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan arahan dan secara simbolis menyalurkan BK desa bersifat khusus kepada puluhan desa di Pendapa Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, 26 Mei lalu.

SEMENTARA itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan, terdapat tiga aset di tiga kecamatan milik pemkab sedianya akan disiapkan sebagai pengganti tukar guling. Di antaranya di Kecamatan Pungging, Gondang, dan Kutorejo.

 Ketiga lokasi tersebut dinilai lahannya lebih produktif dibandingkan di Mojosari. Lokasinya, kata Gus Bupati, juga lebih representatif untuk pengembangan pertanian. ’’Makanya kita tawarkan di daerah-daerah yang memang produktivitas pertaniannya jauh lebih baik. Irigasi pertaniannya juga jauh lebih baik,’’ ungkapnya.

 Gus Bupati sebelumnya menegaskan, selama beberapa tahun terkahir, produktivitas pertanian di Kabupaten Mojokerto terus meningkat. Bahkan, sebagai daerah penyangga ketahanan pangan di Jatim. ’’Terkait lahan hijau, sebenarnya hasil pertanian kita surplus. Jika ada orang menganggap semakin menyempit lahan produktivitas menurun, tetapi pertanian kita tidak, bahkan surplus 30 ribu ton. Artinya, tidak ada masalah,’’ papar Gus Barra.

 Sebelumnya, perwakilan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jawa Timur Asrul Koes menjelaskan, bahwa Kementan termasuk BRMP akan berkomunikasi ulang dengan jajaran kementerian provinsi dan nasional agar ke depan dapat menemukan solusi atas kendala yang ada.

 Sehingga lahan yang berada di kawasan Kecamatan Mojosari tersebut sudah bisa mulai dibangun pada 2026 mendatang. ’’Terkait rencana lokasi baru dari Pemkab Mojokerto, BRMP Provinsi Jawa Timur juga dibebani target pembenihan yang tahun ini Jawa Timur ditargetkan 136 ton, tetapi kami sudah diskusi juga dengan atasan. Jadi ketika persetujuan ini disetujui oleh kepala badan, nanti 2026 pengadaan tanahnya bisa dilakukan,’’ tandasnya. (ori/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#bupati mojokerto #kabupaten mojokerto #produktivitas #gus barraa #Muhammad Al Barra