Enam Proyek Rp 31,5 Miliar Mulai Digeber
KABUPATEN – Percepatan pengerjaan enam paket proyek jalan dan jembatan senilai Rp 31,5 miliar segera digeber untuk menjadikan akses perekonomian dan kawasan wisata kian apik dan lebar. Konstruksinya dilebarkan menjadi 5 meter hingga 8 meter dari sebelumnya 4 meter.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, enam paket proyek yang masuk lelang dini dan sudah berkontrak, kini mulai ancang-ancang digeber. Langkah itu sebagai upaya percepatan pembangunan daerah. ’’Setelah teken kontrak, saat ini ada uitzet, kemudian hasil uitzet akan dirapatkan lagi,’’ ungkapnya, kemarin.
Tinjauan lapangan ini dilakukan bersama-sama antara dinas PUPR dan pelaksana. Menurut dia, uitzet ini untuk melakukan pengukuran ulang lapangan yang dilakukan pada tahap awal pada tiap proyek yang sebelumnya sudah teken kontrak. ’’Setelah itu baru kita lakukan pre-contruction meeting (PCM) dan MC0 atau penghitungan ulang dari hasil uitzet berdasarkan perencanaan dan kondisi terakhir di lapangan,’’ jelasnya.
Yang pasti, lanjut Rinaldi, dengan teken kontrak di awal tahun ini menjadikan pembangunan di Kabupaten Mojokerto kian cepat. Apalagi, enam pekerjaan jalan dan jembatan ini menjadi akses masyarakat di barbagai sektor. Mulai pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga pariwisata. ’’Karena ini kan proyek strategis daerah, jadi kami komitmen pekerjaannya dimulai lebih awal. Sehingga selesainya juga lebih cepat agar asas manfaatnya segera dirasakan masyarakat,’’ bebernya.
Sesuai perencanaannya, konstruksi pengerjaan juga diperlebar agar semakin memperlancar roda perekonomian daerah. Rinciannya, pembangunan Jembatan Talunbrak sebesar Rp 13 miliar oleh CV Sekar Arum. Pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,1 miliar oleh CV Multi Cipta Anugrah. Sasaran pengerjaan capai 1,6 kilometer dan lebar 5,5-6 meter.
Pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo Rp 2,6 miliar oleh CV Samaraz Cahaya Indah. Targetnya 1,2 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan Rp 2,2 oleh PT Karya Sejati Utama dengan target penuntasan 494 meter dan lebar 4-5,5 meter.
Pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame-Dlundung dengan kontrak Rp 1,1 miliar. ’’Ruas jalan menuju destinasi wisata ini dimenangkan PT Karya Sejati Utama dengan volume 335 meter x 5,5 meter,’’ tuturnya. Lalu, rekonstruksi jalan ruas jalan Lengkong-Gondang Rp 5,8 miliar oleh CV Syanam dengan target menuntaskan perbaikan jalan rusak Rp 1,2 kilometer dengan lebar 8 meter. ’’Pengerjaan ditargetkan tuntas dalam waktu 150-180 hari kalender. Bulan ini kita target sudah pengerjaan tahap awal dimulai dengan pembersihan lokasi,’’ bebernya. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi