Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Mojokerto Gus Barra Fokus Percepatan Perbaikan Sekolah Rusak

Khudori Aliandu • Selasa, 25 Februari 2025 | 15:05 WIB
siswa-sd-belajar-di-bawah-ancaman-gedung-sekolah-rusak
siswa-sd-belajar-di-bawah-ancaman-gedung-sekolah-rusak

Program 100 Hari Sentuh Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM

KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memastikan bakal menggeber program prioritas pada tahun berjalan. Salah satunya terkait peningkatan fasilitas kualitas pendidikan di bumi Majapahit dengan melakukan perbaikan terhadap sejumlah sekolah yang mengalami rusak.

’’Kita lihat postur anggaran yang sudah siap. Kelihatannya nanti program yang bisa kita eksekusi untuk 100 hari ini ada di bidang kesehatan, pendidikan dan UMKM,’’ ungkap Gus Barra kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Khusus untuk bidnag pendidikan kata Gus Barra, terkait peningkatan fasilitas kualitas pendidikan dengan melakukan perbaikan sekolah rusak. ’’Untuk pendidikan barangkali yang sudah terencanakan, yakni di infrastrukturnya,’’ tambahnya.

Tak urung, pihaknya meminta dinas pendidikan melakukan percepatan pengadaan. Hal itu sejalan dengan komitmennya dalam percepatan pembangunan daerah. Utamanya, fasilitas pendidikan yang sudah dipetakan alami kerusakan dan masuk prioritas rehabilitasi pada tahun berjalan. Bahkan, sebelumnya, Gus Barra juga sudah meminta dispendik menginventarisasi bangunan sekolah. Tujuannya, supaya tidak ada laporan yang terlewatkan sehingga terjadi keterlambatan penanganan.

’’Jadi untuk 48 lembaga pendidikan yang masuk anggaran perbaikan tahun ini, kita berharap segera dipercepat dan direalisasikan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan di lingkungan sekolah,’’ paparnya.

Tak sekadar gedung sekolah yang dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar, Gus Barra meminta instansi terkait mendata gedung sekolah yang tidak terpakai. Langkah itu sebagai upaya pemda benar-benar menjamin fasilitas kebutuhan dasar untuk masyarakat dalam kondisi layak dan aman.

Itu, masih kata Gus Barra, agar jangan sampai, gedung-gedung yang rusak malah menjadi ancaman bagi siswa ataupun guru saat berada di sekolah. ’’Yang utama, memang yang dipakai kegiatan belajar. Tetapi, yang tidak terpakai juga penting untuk diperhatikan. Karena kita ingin fasilitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto, selain harus layak, juga aman untuk penghuni sekolah,’’ pungkasnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#bupati mojokerto #rehabilitasi sekolah #gus barra #fasilitas sekolah rusak #sekolah rusak #perbaikan gedung