Jelang Nataru, PU Kota Bakal Tambal Sulam
KOTA - Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), Pemkot Mojokerto menggalakkan perawatan jalan. Ruas yang berlubang bakal ditambal sulam guna mengantisipasi kecelakaan selama peningkatan volume kendaraan.
Salah satu titik yang bakal mendapat penanganan adalah Jembatan Gajah Mada. Sejumlah lubang muncul selama musim penghujan belakangan ini. Terkelupasnya aspal jalan kian parah akibat musim hujan. Kondisi tersebut praktis berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Perbaikan tambal sulam di akses utama penghubung Kota dan Kabupaten Mojokerto itu rencananya mulai digarap hari ini (12/12). Tim dari DPUPR Perakim Kota Mojokerto bakal menambal semua titik lubang yang muncul. ”Bilamana ada kerusakan jalan berlubang, maka akan langsung kita perbaiki,” kata Kepala DPUPR Perakim Kota Mojokerto Muraji, kemarin (11/12).
Selain di Jalan Gajah Mada, tambal sulam juga menyentuh ruas lainnya. Muraji mengatakan, pihaknya bakal melakukan pemantauan secara menyeluruh. Kondisi jalan yang terdampat lubang bakal dilakukan penambalan. ”Dalam rangka Nataru ini, semua jalan di Kota Mojokerto kita pantau. Jika ada yang berlubang kita perbaiki untuk keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.
Dia menambahkan, di samping pemeliharaan dengan tambal sulam, saat ini juga berlangsung proyek peningkatan jalan. Tiga ruas jalan milik pemkot diaspal ulang oleh Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jatim yang berada di bawah Kementerian PU. ”Kita mendapat bantuan pemeliharaan jalan sebanyak tiga ruas. Masing-masing di Jalan Benpas, Bhayangkara, dan Raden Wijaya,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi