KABUPATEN - Pemkab Mojokerto menargetkan izin pelaksanaan job fit untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang masih lowong turun dalam waktu singkat.
Mengingat, dua jabatan kepala OPD ditinggal pensiun pejabat definifnya masuk tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, mengatakan, pengisian kepala bapenda dan kepala BPKAD yang baru saja ditinggal pensiun oleh pejabat definitifnya dipastikan langsung berproses.
Sebagai percepatan, pemda pilih gelar job fit dahulu untuk melakukan uji kompetensi terhadap para eselon IIB.
’’Yang jelas beberapa OPD yang masuk dalam tim anggaran eksekutif ini kan harus segera diisi. Sehingga kemarin, sudah dapat persetujuan ibu bupati, kita upayakan untuk dilakukan job fit. Dan itu sudah kita usulkan ke kemendagri dan KASN,’’ ungkapnya.
Ada sekitar 19 kepala OPD yang bakal dilakukan job fit pada pengisian dua jabatan lowong tersebut.
Menurutnya, mereka yang diikutkan job fit, mereka yang sudah memenuhi syarat. Setidaknya minimal dua tahun di jabatannya yang tengah diemban saat ini.
’’Urgensinya bahwa BPKAD dan bapenda ini memang sama-sama tim anggaran pemerintah daerah. Apalagi saat ini sedang proses pengususan PAK dan APBD 2025. Makanya itu penting sekali keberadaan dua OPD ini, agar tidak pincang,’’ jelasnya.
Karena mekanisme berbeda dengan selter, Teguh mengungkapkan, pengisian melalui job fit ini dipastikan lebih cepat.
Kendati begitu, lagi-lagi restu kemendagri dan KASN menjadi kunci seiring masuknya tahapan Pilkada serentak 2024.
’’Tetapi kalau job fit ini penandatanganannya cukup di ditjen, kalau izin pelantikan baru di mendagri. Bedanya di situ. Mungkin usulan job fit ini lebih cepat prosesnya. Kita berharap pekan depan bisa turun,’’ tegas Teguh.
Dalam mengisi kekosongan sejumlah jabatan tersebut, untuk sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Baca Juga: Seperti Kisah Cinta Remaja, Drakor Perfect Family Membuat Penonton Tertipu dengan Posternya
Kepala bapenda dirangkap Kepala Dinas Kominfo Ardi Sepdianto. Kepala BPKAD dirangkap oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Iwan Abdillah.
’’Untuk BPKAD yang baru saja kosong karena pejabat lamanya memasuki masa pensiun, saat ini plt-nya diisi pak Iwan, kadisperindag,’’ bebernya.
Sebelumnya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menegaskan, jika usai menggelar promosi jabatan, di lingkungan Pemkab Mojokerto kini terdapat tiga jabatan tingkat eselon IIB yang kosong.
Di antaranya, staf ahli bupati, kepala bapenda, dan kepala BPKAD. Hanya saja, dua jabatan yang lowong di antaranya merupakan OPD strategis dan bagian dari tim anggaran pemerintah daerah.
Pihaknya memastikan segera melakukan pengisian pejabat definitifnya untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
’’Tidak bisa menunggu, apalagi dua OPD ini urgent karena masuk tim anggaran. Jadi mau tidak mau ya harus proses. Saya rasa jangan terus kemudian pilkada serentak ini menjadi penghambat dalam berproses untuk mengoptimalkan pelayanan kita kepada masyarakat,’’ jelas Ikfina. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi