Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pengerjaan Jalan dan Jembatan di Mojokerto Dikebut

Khudori Aliandu • Jumat, 31 Mei 2024 | 17:32 WIB
TURUN LAPANGAN: Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, mengecek hasil pengerjaan pembangunan ruas jalan di ruas Kepuhanyar-Bangsal.
TURUN LAPANGAN: Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, mengecek hasil pengerjaan pembangunan ruas jalan di ruas Kepuhanyar-Bangsal.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Proyek pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mojokerto terus dikebut. Sebagai komitmen percepatan pembangunan, proses pengerjaan bahkan dilaksanakan dari siang hingga malam.

Hasilnya, setidaknya terdapat 10 paket sudah dirampungkan. Sedangkan 52 paket lainnya on progress atau persentase target pengerjaan lebih dari yang ditentukan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyatakan, jelang akhir semester ini, satu pengerjaan proyek, khusunya paket jalan raya dan jembatan memang terus digeber.

Di samping sudah ada 10 paket fisik senilai Rp 35 miliar, puluhan proyek lainnya juga dalam kondisi on progress.

’’Tahun ini kan total ada 74 pekerjaan dan jembatan, 62 proyek sudah berjalan. Sepuluh sudah selesai, dan sisanya masih proses pengandaan di e-katalog konstruksi,’’ ungkapnya, kemarin (30/5).

Menurut Rinaldi, setidaknya masih ada 12 paket proyek dalam tahap pengandaan.

Di antaranya, pembangunan jembatan. Terdiri atas pelebaran Jembatan Bangsri, Desa Kambangsri, Kecamatan Ngoro; pembangunan Jembatan Jrambre I, Desa Jramben, Kecamatan Dlanggu; pembangunan Jembatan Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, dan Jembatan Ponggok, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang.

Kemudian, lanjut dia, terdapat 8 proyek pembangunan jalan. Meliputi, rehabilitasi ruas jalan Sampangagung-Kuripansari, Kecamatan Kutorejo; ruas jalan Kemlagi–Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi dan Baureno-Sumberjati, Kecamatan Jatirejo.

Disamping itu, ada proyek pelebaran jalan menuju standar ruas Selpi-Belik, Kecamatan Trawas; ruas Ngrowo-Salen, Kecamatan Bangsal; ruas Temuireng-Jetis, Kecamatan Jetis dan Banjaragung-Sawo, Kecamatan Puri.

Serta terakhir berupa rekonstruksi jalan di ruas Jatikulon, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar. ’’Sesuai timeline, kita target 12 paket proyek jembatan dan jalan ini minggu depan sudah teken kontrak. Setelah itu, langsung eksekusi pengerjaan lapangan,’’ paparnya.

Sebaliknya, lanjut Rinaldi, untuk 52 proyek yang kini masih pengerjaan progresnya disebut cukup baik.

Hal itu seiring dikebutnya pelaksanaan pengerjaan dari siang hingga malam. Didukung dengan pengawasan intens untuk menjaga kualitas pengerjaan.

’’Kami bekerja ekstra, mereka ada di lapangan selama 150 hari kalender. Makanya, saya juga berusaha hadir untuk memberi semangat mereka,’’ tegasnya.

Seperti ruas jalan di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar-Bangsal. Proyek rekonstruksi jalan senilai Rp 3,9 miliar di jalur alternatif tersebut pengerjaan sudah mencapai 50 persen.

Pencapaian tersebut, kata Rinaldi, melebihi dari yang ditargetkan. Dari pantauan dinas PUPR saat ini sudah dalam tahap pengecoran setelah sebelumnya dilakukan pemadatan.

Demikian juga dengan pengerjaan ruas jalan Wonogiri-Lebaksono, Kecamatan Pungging dan pembangunan ruas jalan Centong–Kertosari, Kecamatan Kutorejo. Proses pengerajaan dinilai dinas PUPR cukup baik.

Tiga proyek Rp 15,1 miliar tersebut ditargetkan dapat menuntaskan sepanjang 4,4 kilometer (km). ’’Untuk lebarnya masing-masing 5,5 meter dan 7 meter dengan ketebalan 25 sentimeter. Progresnya juga sudah 45-50 persen,’’ urai Rinaldi.

Sebelumnya, sepuluh paket proyek di antaranya dituntaskan lebih cepat dari timeline kontrak.

’’Sesuai teken kontrak, rata-rata sebenarnya kita target proyek selesai selama lima bulan atau 150 hari. Alhamdulillah, ternyata ada beberapa yang selesai lebih cepat dari timeline,’’ tandas Rinaldi. (ori/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #proyek jalan #infrastruktur #proyek jembatan