Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkot Mojokerto Bakal Tarik Mamin Berbahaya, Jelang Lebaran, Pj Wali Kota dan Forkopimda Sidak Pangan

Rizal Amrulloh • Selasa, 2 April 2024 | 11:10 WIB

DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama jajaran Forkopimda Kota Mojokerto dan Kepala Bulog Cabang Surabaya Selatan mengecek ketersediaan dan keamanan pangan yang beredar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang menyasar pasar tradisional dan toko modern ini juga dilakukan pengecekan sampel bahan makanan yang terindikasi mengandung bahan berbahaya.

Ali Kuncoro menegaskan, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi hak sekaligus memberi perlindungan bagi konsumen.

’’Jadi, konsumen kita lindungi. Masyarakat kita pastikan agar segala kebutuhannya, harga-harga di pasaran sesuai dengan apa yang telah ditentukan,” ungkapnya.

DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida

Sosok yang akrab disapa Mas Pj ini mengatakan, berdasarkan hasil sidak, harga komoditas bahan pokok masih sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Meskipun, ada beberapa jenis bahan pangan yang harganya mengalami kenaikan, namun masih berada di batas kewajaran.

Seperti harga daging sapi premium di Pasar Tanjung Anyar yang harganya mencapai Rp 130 ribu per kilogram (kg). Sedangkan untuk harga beras, rata-rata sudah di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida

’’Untuk harga yang medium harganya pas sesuai HET 10.900 (per kg), untuk premium yang kelas bawah masih di harga 13.900 dan yang kelas lebih tinggi 14.900 (per kg). Jadi, semuanya masih sesuai dengan ketentuan atau HET yang ditetapkan Bapanas,” paparnya.

Selain Pasar Tanjung Anyar, dua ritel modern yang berada di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto juga menjadi sasaran sidak Pj Wali Kota Mojokerto bersama forkopimda.

Selain bahan pokok, tim gabungan juga mengecek berbagai jenis produk makanan dan minuman kemasan yang dijual untuk persiapan Hari Raya Idul Fitri.

Selain kelengkapan izin edar, pemantauan juga dilakukan terhadap masa kedaluwarsa produk.

’’Kita cek satu per satu, termasuk parsel yang kita bongkar dan semua sesuai dengan ketentuan tidak ada yang expired,” papar Ali Kuncoro.

DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida

Tak hanya itu, tim yang digawangi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto juga melakukan pengujian terhadap kandungan bahan pangan.

Baik terhadap zat-zat berbahaya seperti rhodamin B, methanil yellow, boraks, hingga formalin.

Ali Kuncoro meminta petugas untuk mengambil beberapa sampel makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya untuk diuji laboratorium. Pemkot Mojokerto bakal mengambil tindakan tegas jika hasilnya positif.

’’Ada dua jajanan yang diindikasi mengandung boraks, namun belum pasti karena harus ada uji lab lebih lanjut yang dilakukan oleh dinkes di labkesda. Apabila nanti sudah dinyatakan positif mengandung boraks, maka itu akan kita tarik dari peredaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Kuncoro mengimbau pengelola toko modern untuk memfasilitasi para pelaku usaha makanan dan minuman di Kota Mojokerto. Yakni dengan memberikan ruang khusus produk-produk UMKM.

DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida
DICEK: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro bersama Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo saat sida

’’Sehingga masyarakat Kota Mojokerto ekonominya juga ikut tumbuh dan semuanya bisa ikut merasa happy dan demi UMKM kita bisa naik kelas,” ulasnya.

Pj wali kota menambahkan, Pemkot Mojokerto dan Bulog Cabang Surabaya Selatan juga menjamin terkait ketersediaan stok hingga akhir Ramadan nanti. Bahkan, pasokan bahan pangan juga masih mencukupi hingga setelah Hari Raya Lebaran nanti.

Turut sidak tersebut Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo serta perwakilan dari Kejari Kota Mojokerto. (ram/ron)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#ali kuncoro #Pemkot Mojokerto #pj wali kota #mamin berbahaya