Kebakaran Lahan Sambar Area Terbuka Pabrik Tisu

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 00:09 WIB
GERAK CEPAT: Petugas gabungan melakukan upaya pemadaman api yang membakar tumpukan kertas bekas di halaman pabrik PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8). (Rizal JPRM)
GERAK CEPAT: Petugas gabungan melakukan upaya pemadaman api yang membakar tumpukan kertas bekas di halaman pabrik PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8). (Rizal JPRM)

 PT SPS Pastikan Penanganan Cepat, Tak Ada Korban Jiwa

NGORO - Kebakaran melanda pabrik tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8). Sumber api diduga berasal dari kebakaran ladang tebu yang menjalar tumpukan kertas bekas yang berada di halaman pabrik.

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi menjelaskan, awalnya kebakaran dilaporkan terjadi di ladang tebu yang bersebelahan dengan pabrik tisu sekitar pukul 10.00 WIB. Diduga, percikan api kemudian menyambar tumpukan kertas di area terbuka pabrik akibat angin kencang. ’’Kebakaran merembet ke pabrik yang ada di sebelahnya dari lahan tebu yang terbakar,’’ terangnya ditemui di lokasi, kemarin (6/8).

Tim gabungan pemadam kebakaran (damkar) dikerah untuk menjinakkan si jago merah. Selain dari BPBD Kabupaten Mojokerto, ujar Heru, damkar milik pemerintah daerah sekitar serta perusahaan swasta juga dilibatkan untuk memadamkan api. ’’Saat ini masih dalam penanganan dari petugas damkar sudah datang baik yang dari BPBD maupun dari pabrik yang punya damkar,’’ tandasnya.

Dari pantauan di lokasi, kurang lebih tujuh armada damkar yang diterjunkan ke tempat kejadian kebakaran. Hingga pukul 16.30 kemarin, petugas dibantu TNI/Polri dan relawan tampak masih berjibaku untuk melakukan pemadaman dan pembasahan.

Sementara itu, HR Manager PT Sun Paper Source (SPS), Josephine Ayu menyebutkan, insiden kebakaran terjadi di area terbuka dekat fasilitas pabrik. Perusahaan memastikan bahwa situasi terkendali dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dijelaskannya, titik api pertama kali terpantau berasal dari luar area pabrik, yakni dari lahan gambut atau tebu di sebelah fasilitas perusahaan. Akibat tiupan angin yang cukup kencang, api dengan cepat merambat ke area terbuka milik pabrik. ’’Berdasarkan penelusuran awal serta rekaman visual yang kami terima, api berasal dari lahan tebu di sebelah pabrik yang merambat karena angin kencang,’’ ujar Josephine dalam keterangannya, kemarin (6/8).

Josephine menegaskan, perambatan api tersebut tidak sampai menjangkau bangunan utama pabrik. Area yang terdampak hanya sebatas lahan terbuka tempat penyimpanan waste paper atau kertas bekas. Begitu insiden terdeteksi, lanjut dia, tim tanggap darurat perusahaan langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Hingga sore kemarin, proses pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung di lokasi dengan dukungan armada damkar dari berbagai instansi. ’’Prioritas utama kami adalah keselamatan karyawan dan masyarakat sekitar. Kami bersyukur dapat kami pastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,’’ imbuhnya.

Terkait faktor pemicu kebakaran, pihaknya menyatakan masih melakukan investigasi secara mendalam. Menurutnya, penyelidikan dilakukan dengan aparat berwajib dan pihak-pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti. Josephine juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran serta seluruh pihak yang telah memberi bantuan cepat di lapangan sehingga situasi dapat segera dikendalikan. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
pabrik tisu kebakaran mojokerto kebakaran lahan