Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Selang Dua Jam, Dua Pemotor di Mojokerto Hilang Nyawa

Martda Vadetya • Kamis, 9 Juli 2026 | 03:46 WIB
NAHAS: Petugas dan relawan melakukan penanganan insiden kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, kawasan alas Kemlagi, Selasa (7/7). (Martda JPRM)
NAHAS: Petugas dan relawan melakukan penanganan insiden kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, kawasan alas Kemlagi, Selasa (7/7). (Martda JPRM)

Terlibat Laka di Alas Kemlagi dan Jembantan Ngembeh, Dlanggu

KABUPATEN - Nasib nahas menimpa Natasyalya Edinda Putri. Nyawa perempuan 20 tahun ini melayang usai motor yang dikendarai terlibat kecelakaan maut lawan truk tronton di Jalan Raya Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Selasa (7/7) siang. Sedangkan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Ngembeh, Desa/Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7) siang. Seorang pengendara motor meregang nyawa usai ditabrak dump truck yang diduga mengalami rem blong.

Insiden pertama terjadi di kawasan alas atau hutan Kemlagi ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu, Natasyalya mengendarai motor Honda Scoopy nopol S 2447 SM membonceng Risma Dwi Aryanti, 19. Kedua mahasiswi asal Desa Cendoro itu hendak pulang seusai belanja dari Kota Mojokerto.

Setiba di lokasi, melaju truk tronton nopol B 9370 VO yang dari arah Mantup, Lamongan memakan jalan. Jarak antara motor korban dan truk warna merah hijau muatan masker yang disopiri Heru Santoso, 54, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis terlalu dekat membuat kecelakaan adu moncong tak terelakkan. ’’Truk tronton memakan jalur ke kanan penuh, sehingga bagian depan kanannya menabrak motor korban. Kondisi jalannya sedikit menurun dan menikung,’’ ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto Kota Kompol Ninit Titis Dewiyani, kemarin (8/7).

Kerasnya benturan terlihat dari posisi terakhir motor matik warna abu-abu korban yang masuk ke kolong truk. Natasyalya tewas seketika akibat luka serius, sementara Risma selamat dari maut. Petugas kepolisian di lokasi langsung melakukan penanganan.

Kedua korban dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Gedeg untuk mendapat tindakan medis lebih lanjut. Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota sebagai barang bukti. ’’Untuk korban, satu meninggal dunia, dan satu luka ringan,’’ tandas Titis.

Pihaknya mengimbau agar seluruh pengguna jalan selalu berhati-hati dan tertib lalu lintas. Masyarakat diminta tidak berkendara jika di bawah pengaruh alkohol, serta menepi untuk istirahat saat mengantuk. ’’Selalu konsentrasi dan beretika saat berkendara,’’ tandasnya.

NAHAS: Aparat kepolisian dan petugas ambulans mengevakuasi pengendara motor yang tewas akibat kecelakaan di Jembatan Ngembeh, Desa/Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7). (Rizal JPRM)
NAHAS: Aparat kepolisian dan petugas ambulans mengevakuasi pengendara motor yang tewas akibat kecelakaan di Jembatan Ngembeh, Desa/Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7). (Rizal JPRM)

Sementara itu, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Ngembeh, Desa/Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/7) siang. Seorang pengendara motor meregang nyawa usai ditabrak dump truck yang diduga mengalami rem blong.

Dari data yang dihimpun, kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 14.00. Insiden ini bermula saat dump truck nopol W 9060 U yang melaju dari arah Dlanggu ke Kutorejo. Sesampainya di Jembatan Ngembeh, kendaraan yang dikemudikan Andik Kurniawan, 36, warga Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu ini tiba-tiba hilang kendali. ’’Saat di lokasi, dump truck mengalami rem blong,’’ ungkap Kapolsek Dlanggu AKP Anang Leo Afera, Selasa (7/7).

Akibatnya, truk terus melaju hingga membuat sopir panik. Secara spontan, Andik kemudian memilih untuk banting setir ke jalur berlawanan untuk menghindari beberapa kendaraan di depannya. ’’Untuk menghindari enam kendaraan roda dua di depannya, sopir membanting stir ke kanan,’’ paparnya.

Namun, moncong truk menyerempet bagian belakang bodi motor Honda Vario nopol S 3534 NBR. Tabrakan tersebut menyebabkan pengendara, M. Agus Irfani, 28, langsung tersungkur.

Nahas, tubuh korban tergilas roda belakang dump truck. Akibat luka serius di bagian kepala, warga asal Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri ini hilang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP). ’’Korban meninggal dunia di tempat kejadian, jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mojosari,’’ tandas kapolsek.

Anang Leo menyebut, peristiwa kecelakaan tersebut telah diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, petugas juga telah melakukan olah TKP sekaligus memintai keterangan sejumlah saksi. ’’Kami juga sudah menyerahkan penanganan perkara laka ini ke Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto,’’ pungkasnya. (vad/ram/ris/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pemotor hilang nyawa #laka mojokerto #kecelakaan mojokerto #laka lantas