GONDANG - Setelah sempat dilaporkan hilang, Ikhsan, warga Dusun Kesono, Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto akhirnya ditemukan, Senin (6/7) sore. Nahas, lansia berumur 71 tahun ini kedapatan sudah dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Pikatan.
Korban awalnya ditemukan salah seorang santri yang melihat sesosok jasad yang hanyut di aliran sungai di Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang sekitar pukul 16.40. Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Gondang serta BPBD Kabupaten Mojokerto. ’’Kami bersama tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian,’’ ungkap Kabid Kedaratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim.
Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi dari aliran Sungai Pikatan. Khakim mengatakan, jenazah tanpa identitas ini dibawa ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet guna dilakukan proses identifikasi. Setelah dilakukan proses identifikasi serta pencocokan data oleh kepolisian, korban dipastikan adalah Ikhsan, 71, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.
Sebelumnya, korban diketahui tidak kembali ke rumah usai berpamitan pergi ke sawah di Desa Bakalan, Kecamatan Gondang pada Kamis (2/7) malam. Yang kemudian dilaporkan ke BPBD Kabupaten Mojokerto dan dilakukan pencarian. ’’Jenazah tersebut memang benar merupakan bapak Ikhsan yang sebelumnya dikabarkan hilang dan sempat dilakukan pencarian oleh potensi SAR dan warga setempat,’’ ulas Khakim.
Kepala Desa (Kades) Bakalan, Soliqhin juga membenarkan jasad yang ditemukan mengapung di Sungai Pikatan merupakan warganya yang dikabarkan hilang sejak empat hari lalu. Meski sebelumnya sempat dilakukan pencarian, namun Ikhsan belum berhasil ditemukan.
’’Baru pada (Senin (6/7) sore, seorang santri menemukan jenazah korban. Berdasarkan informasi dari rumah sakit, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan,’’ sambung kades. Selanjutnya, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah