KOTA - Perawatan pohon peneduh jalan di Kota Mojokerto tampaknya perlu ditingkatkan. Tak ada angin tak ada hujan, pohon glodokan berdiameter 40 sentimeter di Jalan Bhayangkara mendadak roboh dan menimpa warung kopi, kemarin (7/7) siang. Pohon milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto itu diduga ambruk akibat akarnya sudah rapuh.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kota Mojokerto dari pemilik warung, pohon tiba-tiba roboh sekitar pukul 10.20. Proses penanganan dilakukan bersama tim DLH menggunakan kendaraan skylift. ’’Kondisi pohon penuh kabel dan rangka kanopi bangunan warkop ada yang patah karena tertimpa pohon,’’ kata Agen Informasi Bencana Mojokerto BPBD Provinsi Jatim Achmad Kurniawan.
Menurut Wawan, panggilan Achmad Kurniawan, evakuasi pohon memakan waktu sekitar 30 menit. Pemotongan dilakukan dari batang paling atas agar bangunan warkop tak semakin rusak. Proses penanganan, lanjutnya, juga melibatkan pihak Kelurahan Jagalan yang berkantor di dekat lokasi.
Wawan mengatakan, berdasarkan analisis petugas DLH, pohon jenis glodokan lokal itu sudah rapuh. Kondisi keropos yang menggerogoti bagian akar menyebabkan pohon akhirnya ambruk dan menimpa bangunan milik warga. ’’Untungnya tidak ada korban jiwa,’’ ucapnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah