PENANGANAN: Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto memadamkan kebakaran di peternakan ayam, Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, kemarin (30/5).
’’Proses pemadaman masih dilakukan karena sumber api terus muncul dari tumpukan serbuk dan cacahan ban,’’
Suyitno
Komandan Regu Damkar Kota Mojokerto
Api di Pabrik Ban Empat Hari Tak Kunjung Padam
MOJOKERTO RAYA - Jumlah peristiwa kebakaran di Mojokerto Raya mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir. Selama empat hari ini, amukan si jago merah telah menghanguskan pabrik pengolah ban bekas, dua bangunan rumah warga, dan peternakan ayam. Bahkan, kebakaran di pabrik daur ulang ban yang terjadi sejak Rabu (27/5) lalu belum padam hingga kemarin (30/5).
’’Proses pemadaman masih dilakukan karena sumber api terus muncul dari tumpukan serbuk dan cacahan ban,’’ kata Komandan Regu Damkar Kota Mojokerto, Suyitno, kemarin (30/5).
Si jago merah mengamuk di pabrik daur ulang ban bekas CV Indah Sentosa Ban di Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (27/5), sekitar pukul 13.55. Besarnya kobaran api memicu asap hitam yang membumbung tinggi.
Sementara itu, kemarin (30/5), kebakaran terjadi di peternakan ayam, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa pada dini hari sekitar pukul 01.20 itu melanda bangunan peternakan ayam Kang Radi Farm yang berada di tengah area persawahan Dusun Bendo.
Menurut Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, sumber api muncul dari area pemanas lalu menjalar ke bangunan kandang ayam. ’’Berdasarkan keterangan dari karyawan peternakan ayam tersebut, api berasal dari kebocoran tabung LPG pemanas atau oven,’’ jelasnya, kemarin (30/5).
Sukamto mengatakan, kobaran api yang dipicu bocornya alat pemanas kandang itu menghapuskan area bangunan seluas kurang lebih 16 x 100 meter persegi. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta. ’’Kami menerjunkan tiga unit pemadam kebakaran dan sampai pukul 9 pagi api masih dalam proses pemadaman dan pembasahan,’’ tuturnya.
Kebakaran ini setidaknya merupakan insiden keempat yang terjadi berturut-turut dalam empat hari terakhir. Jumat (29/5), kebakaran melanda bangunan rumah di Dusun Buri, Desa Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Peristiwa sekitar pukul 08.05 itu diduga akibat baterai HP meledak saat diisi daya di kasur kamar. Sehari sebelumnya, Kamis (28/5), kebakaran juga menghanguskan rumah di Dusun/Desa Mejoyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 01.00. Peristiwa yang menyasar bangunan berikut perabotan rumah ini diduga berasal dari korsleting listrik. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah