TRAWAS - Pohon berukuran jumbo tumbang di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (16/5) malam. Robohnya pohon yang dipicu akibat cuaca ekstrem ini sempat menutup akses jalan di jalur wisata menuju Petirtaan Jolotundo.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menyatakan, kejadian pohon tumbang disebabkan karena hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Trawas pada Sabtu (16/5), sekitar pukul 23.30. Empasan angin mengakibatkan sebuah pohon jenis kelalar roboh. ”Hujan disertai angin yang berembus cukup kencang mengakibatkan pohon tumbang yang berlokasi di Desa Seloliman,” ungkapnya, kemarin (17/5).
Baca Juga: Siswa Kini Wajib Kuasai AI? Ini Fakta Kurikulum Baru 2026
Pohon dengan berdiameter mencapai sekitar 2,5 meter ini tumbang ke arah jalan. Beruntung tidak ada pengendara yang melintas saat kejadian tersebut. Namun, dengan ukuran pohon yang cukup besar menyebabkan akses wisata sempat tertutup total. ”Pohon tumbang menutup akses jalan menuju jalur wisata Jolotundo,” tandas Khakim.
BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan evakuasi. Dibantu potensi relawan dan perangkat desa setempat, dibutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk membersihkan batang hingga ranting pohon dari badan jalan. Khakim menyebut, jalur menuju objek wisata sejarah ini kembali dapat dilalui kendaraan mulai dini hari kemarin. ”Pada pukul 01.55 pohon telah berhasil dievakuasi,” pungkasnya. (ram/ris)
Editor : Imron Arlado