Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Buruh Pabrik di Ngoro Mojokerto Diduga Akhiri Hidup dalam Kamar Kos

Rizal Amrulloh • Selasa, 5 Mei 2026 | 05:17 WIB
TRAGIS: Petugas Polsek Ngoro dan Tim Inavis Polres Mojokerto melakukan olah tempat kejadian dugaan bunuh diri seorang penghuni kos di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (4/5) pagi. (Rizal JPRM)
TRAGIS: Petugas Polsek Ngoro dan Tim Inavis Polres Mojokerto melakukan olah tempat kejadian dugaan bunuh diri seorang penghuni kos di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (4/5) pagi. (Rizal JPRM)

 

’’Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di salah satu tempat kos di Desa Wonosari,’’

Kompol Heru Purwandi

Kapolsek Ngoro

 

NGORO - Seorang pemuda asal Kabupaten Tulungagung ditemukan tewas di kamar kosnya di Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, kemarin (4/5) pagi. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri. Jasad korban ditemukan usai pengelola kos mencium bau menyengat dari kamar korban.

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi membenarkan terkait peristiwa tersebut. Korban diketahui adalah MUFR, 24, warga asal Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. ’’Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di salah satu tempat kos di Desa Wonosari,’’ ungkapnya, kemarin (4/5).

Dijelaskannya, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 06.30 kemarin. Heru menyebut, penemuan jenazah berawal dari kecurigaan penghuni kos yang mencium bau menyengat dari kamar korban. ’’Setelah dibuka oleh penjaga kos, yang bersangkutan (korban, Red) dalam kondisi meninggal terikat tali,’’ tandasnya.

Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup akibat terlilit utang. Indikasi tersebut diketahui dari surat wasiat yang ditemukan polisi di tempat kejadian perkara (TKP).  Heru menyatakan, terdapat secarik kertas yang bertuliskan terkait persoalan piutang dan barang elektronik korban yang digadaikan. ’’Besarnya total sekitar Rp 26 juta, tapi ini masih dalam penyelidikan kami,’’ tandas kapolsek.

Diperkirakan, korban meninggal sudah tiga hari yang lalu. Berdasarkan keterangan penjaga kos, pemuda yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan di Ngoro ini terakhir kali terlihat pada Jumat (1/5). Setelah itu, korban sudah tak terlihat keluar dari kamar. ’’Jenazah sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob,’’ pungkas Heru. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pabrik ngoro mojokerto #dalam kamar kos #buruh pabrik #buruh tewas #buruh ngoro