Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pria Asal Jombang Mendadak Tewas di Teras Hotel Mojokerto

Martda Vadetya • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:15 WIB
NAHAS: Petugas mengevakuasi jasad Bambang ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sabtu (2/5). (Martda JPRM)
NAHAS: Petugas mengevakuasi jasad Bambang ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sabtu (2/5). (Martda JPRM)

 

Sempat Dikira Gombal, Diduga Alami Serangan Jantung

KOTA - Seorang pria ditemukan tewas di teras Hotel Tegal Sari, Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (2/5) siang. Saat pertama kali ditemukan, jasad pria tersebut tergeletak masih memakai helm, jaket dan celana panjang.

Korban bernama Bambang Edi Sutrisno. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi telungkup di depan Musala sekitar pukul 13.00 oleh Yunianti, petugas kebersihan hotel. Tubuh pria asal Desa Podoroto, Kesamben, Jombang, ibu bahkan sempat dikira gombal oleh Yunianti yang saat itu sedang menyapu.

Sebab, pihaknya tak tahu pasti maksud dan kedatangan pria 50 tahun tersebut lantaran Bambang tidak tercatat dalam daftar tamu hotel. ’’Datangnya dari mana, motornya ada di mana, saya tidak tahu. Tahunya sudah kayak gitu,’’ ujar Yunianti, kemarin.

Kejadian ini langsung dilaporkan pihak hotel ke aparat berwajib. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Mulai dari smartphone, tas pinggang, dompet hingga uang tunai Rp 1.476.500 milik korban.

Usai melakukan penanganan awal, petugas mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk divisum. Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jinarwan memastikan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad Bambang sesuai hasil autopsi luar.

Pihaknya menduga, Bambang tewas mendadak akibat sakit jantung yang diidapnya kambuh saat berada di teras penginapan tersebut. ’’Korban punya riwayat sakit jantung. Menurut pihak keluarga, korban terakhir kontrol sakit jantung pada 27 April lalu,’’ ungkap Jinarwan.

Jasad Bambang kemudian diserahkan ke keluarganya untuk segera dimakamkan. Terlebih, pihak keluarga telah membuat pernyataan tidak berkenan jika dilakukan autopsi pada mayat korban. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#penghuni hotel #pengunjung hotel tewas #Hotel Mojokerto