Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Warga Pungging Mojokerto Dilaporkan Hilang, Motor Ditemukan di Jembatan

Rizal Amrulloh • 2026-03-13 20:10:00

 

DITELUSURI: Kapolsek Pungging AKP Selimat mengecek TKP penemuan motor di jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/3).
DITELUSURI: Kapolsek Pungging AKP Selimat mengecek TKP penemuan motor di jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/3).
 

BPBD Kabupaten Sisir Aliran Sungai Brantas 

PUNGGING - Polsek Pungging mendalami penemuan motor tak bertuan di jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/3) dini hari. Kendaraan roda dua tersebut diketahui milik warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, yang kini dilaporkan hilang. 

Kapolsek Pungging AKP Selimat mengungkapkan, awalnya polisi mendapatkan laporan terkait adanya penemuan motor Honda Supra X nopol W 6433 XQ pada Kamis (12/3) sekitar pukul 04.00. Kondisi kendaraan dalam posisi tergeletak di atas jembatan Ngrame, Kecamatan Pungging, tanpa diketahui keberadaan pemiliknya. 

Atas laporan tersebut, anggota Polsek Pungging kemudian melakukan pengecekan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan penelusuran. ’’Setelah kami lakukan pengecekan, kendaraan tersebut berhasil diidentifikasi,’’ jelas AKP Selimat. 

Berdasarkan hasil identifikasi, terungkap bahwa pemilik motor adalah Andika Permana, 37, warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Namun, keberadaan karyawan pabrik furnitur ini masih misterius. 

Karena tak diketahui batang hidungnya, lanjut Selimat, Andika Permana akhirnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. ’’Istrinya sudah melapor ke Polsek Pungging terkait suaminya (Andika Permana, Red) yang sampai saat ini belum pulang ke rumah,’’ terangnya. 

Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan juga turun untuk melakukan pencarian.
Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan juga turun untuk melakukan pencarian.

Dari keterangan keluarga, Andika Permana terakhir kali diketahui berangkat kerja pada Rabu (11/3) pagi ke PT Wahana Lentera Raya di Jalan Raya Legundi, Kabupaten Gresik. Pada pukul 22.30, sang istri Efi Fitriani sempat berkomunikasi dengan suaminya melalui sambungan telepon seluler. 

Namun, hingga Kamis (12/3), suaminya tak kunjung pulang ke rumah. Sekitar pukul 07.20, pihak keluarga justru mendapati adanya penemuan motor milik Andika Permana di Jembatan Ngrame. Saat ini, polisi masih melakukan penelusuran terkait keberadaan Andika Permana. 

Tim BPBD Kabupaten Mojokerto dan relawan juga turun untuk melakukan pencarian. Sejak Kamis (12/3), personel gabungan telah melakukan penyisiran di jalur darat dan kemarin dilanjutkan tim rescue menggunakan perahu karet di aliran sungai Brantas. 

’’Tim melakukan melakukan penyisiran dari Jembatan Ngrame sampai Dam Kebonturu,’’ tambah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim. Namun, hingga petang kemarin hasil pencarian masih nihil. Terkait dugaan penyebab hilangnya korban, pihak kepolisian masih belum dapat menyimpulkan dan tengah dilakukan penyelidikan.

Polisi meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan Andika Permana untuk melaporkan ke pihak berwajib. Karyawan pabrik tersebut kali terakhir diketahui mengenakan kaus berkerah warna hijau tua bertuliskan PT Wahana Lentera Raya di bagian saku serta memakai jaket parasut, celana jeans, serta sepatu berwarna hitam. (ram/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#orang hilang #jembatan ngrame mojokerto #warga hilang #polsek pungging mojokerto #sungai brantas