Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Adu Banteng di Jalan Raya Trowulan Mojokerto, Dua Pemotor Tewas dan Satu Luka Berat

Farisma Romawan • Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:59 WIB

NAHAS: Warga mengerumuni lokasi kejadian tabrakan dua motor yang menewaskan dua orang di Jalan Raya Jatirejo-Trowulan, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/2) dini hari. 
NAHAS: Warga mengerumuni lokasi kejadian tabrakan dua motor yang menewaskan dua orang di Jalan Raya Jatirejo-Trowulan, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/2) dini hari. 
KABUPATEN - Dua pemotor tewas dan satu lainnya mengalami luka berat usai motor yang mereka kendarai saling bertabrakan di Jalan Raya Jatirejo-Trowulan, tepatnya di Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/2) dini hari.

FAR, 22, warga Desa Budungsidorejo, Sumobito, Jombang dan RAP, 16, warga Desa Modongan Trowulan tewas seketika di lokasi kejadian.

Sedangkan YMH, 16, mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis hingga harus mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Informasi yang dihimpun, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 00.20 dengan melibatkan dua kendaraan motor.

Saat itu, FAR yang mengendarai motor Yamaha RX King yang belum diketahui nopolnya melaju kencang dari arah Jatirejo menuju Trowulan.

Tiba di lokasi, pemuda 22 tahun ini diketahui hendak menyalip truk tangki air dari sisi kanan. Akan tetapi laju motornya justru terlalu ke kanan hingga melewati lajur yang semestinya.

Saat itu, FAR disebut dalam keadaan mabuk. Nahas, disaat bersamaan muncul motor Honda Vario yang ditumpangi RAP berboncengan dengan YMH melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang terlalu dekat, adu banteng kedua motor tak dapat dihindarkan. 

Ketiga korban pun terpental dari motor dan mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh. ''Pengendara RX king nya dalam keadaan mabuk. Terus oleng ke kanan dan menyalip truk terus nabrak pengendara vario,'' ungkap Vikri, saksi mata di lokasi.

Meski disebut mabuk, namun polisi belum bisa memastikan hal tersebut sebagai penyebab kecelakaan. Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto masih mendalami peristiwa ini dengan meminta keterangan petugas medis. 

''Apakah kondisi pengendara mabuk atau tidak nanti tim medis yang akan memastikannya,'' terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermawan. Meski begitu Beni membenarkan jika RX King menyalip truk tangki dari sisi kanan.

Kemudian bertabrakan dengan Vario yang datang dari arah berlawanan. Sehingga terjadi adu banteng. Jenazah kedua korban tewas langsung dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk di otopsi. 

Begitu pula dengan YS yang harus dirawat di instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit yang sama karena luka berat yang dideritanya.

''Yang satu mendahului kendaraan truk tangki, sedangkan dari arus berlawanan ada kendaraan yang lain sehingga terjadi adu banteng,'' pungkasnya. (far/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#adu banteng #laka mojokerto #kecelakaan mojokerto