Hujan Deras, Kali Lamong Kembali Meluap
DAWARBLANDONG - Banjir Kali Lamong kembali menerjang wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kemarin (10/1), luapan sungai merendam belasan rumah di Dusun Balong, Desa Banyulegi. Banjir setinggi lutut orang dewasa itu terjadi akibat luberan air dari area persawahan melewati tanggul.
Pantauan di lokasi, luapan sungai anak Bengawan Solo itu menerjang permukiman yang selama ini sudah langganan banjir. Awalnya, air dari Kali Lamong meluber ke sawah di sekitarnya. Namun, karena debit sungai terlampau tinggi, luapan air naik ke tanggul yang membatasi area perkampungan dan persawahan.
BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat, terdapat 13 rumah warga Dusun Balong yang diterjang banjir. Hingga kemarin siang, ketinggian air di dalam rumah tercatat mencapai 15-30 sentimeter, sedangkan di jalan lebih tinggi lagi, yakni 40-50 sentimeter. ’’Untuk lahan pertanian yang terdampak banjir seluas kurang lebih 2,5 hektare,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Abdul Khakim.
Menurutnya, banjir luapan masuk ke permukiman warga sejak pukul 02.00 dini hari. Luapan dipicu curah hujan tinggi yang terjadi secara merata di daerah aliran sungai (DAS) Kali Lamong sejak wilayah Lamongan pada Jumat (9/1) siang hingga malam. ’’Akibatnya debit Sungai Lamong naik dan merendam area persawahan hingga menggenangi permukiman warga Dusun Balong RT 01 RW 09,’’ jelasnya.
Khakim mengatakan, penyedotan air menggunakan mesin pompa milik Dinas PUPR dan BPBD Damkar untuk mempercepat banjir surut. Selain itu, layanan terhadap warga terdampak juga telah diberikan dengan pembukaan posko kesehatan oleh Puskesmas Dawarblandong.
Sementara itu, Kepala Desa Banyulegi Toni menyatakan, air dari sawah meluap ke perkampungan karena saking derasnya aliran Kali Lamong. Dirinya menyebut, kondisi di tempat banjir terkendali. Termasuk tanggul yang memisahkan sawah dan rumah warga tetap aman. ’’Airnya disedot pakai mobil damkar karena mesin yang dari PU tidak mengatasi,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah