Diprediksi Berlangsung hingga Pergantian Tahun Baru
KABUPATEN - Hujan masih berpotensi akan mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto hingga sepekan ke depan. Tak terkecuali di kawasan wisata Pacet dan Trawas yang juga dibayangi cuaca ekstrem hingga malam pergantian tahun nanti.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengungkapkan, potensi hujan sedang hingga tinggi diprediksi masih akan turun hingga awal tahun baru 2026 nanti. Bahkan, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. ’’Karena potensi cuaca ekstrem itu mulai pertengahan Desember sampai awal Januari 2026 nanti,’’ ungkapnya, Kamis (25/12).
Karena itu, BPBD telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pengelola objek wisata untuk melakukan upaya antisipasi. Mengingat, hingga sepekan ke depan wisatawan bakal memadati destinasi wisata di dua wilayah pegunungan tersebut.
Di antaranya yang patut diwaspadai adalah ancaman banjir, tanah longsor, hingga kabut tebal yang dapat mengurangi jarak pandang. Karena itu, khusus di jalur alternatif Mojokerto-Batu via Cangar tetap diberlakukan sistem buka tutup.
’’Demi keselamatan pengguna jalan, saat hujan akan ditutup sambil menunggu reda, sekitar 1 hingga 2 jam kemudian baru akan dibuka lagi untuk di jalur Cangar,’’ ulasnya.
Selain itu, BPBD bersama unsur relawan juga bersiaga selama masa libur panjang di sepanjang jalur alternatif Pacet-Cangar. Menurutnya, para personel akan standby hingga pergantian tahun nanti. ’’Teman-teman relawan sudah siap siaga di kawasan wisata di Sendi, khususnya pada tanggal 31 (Desember) sampai 1 Januari 2026,’’ imbuhnya.
Khakim menambahkan, personel BPBD juga disebar di sejumlah Pos Pam dan Pos Pelayanan Nataru di kawasan objek wisata. Antara lain di Pos Bundaran Pacet dan Pos Trawas. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah