PUNGGING - Angin kencang giliran menerjang wilayah Kecamatan Pungging dan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, kemarin (24/12). Akibatnya, puluhan pohon tumbang hingga merobohkan pelaminan pengantin.
Di Kecamatan Pungging, angin kencang di antaranya menyapu Desa Sekargadung. Puluhan pohon mahoni di sebuah perkebunan di Dusun Wonokerto tumbang akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras kemarin siang. ’’Awalnya turun hujan deras, sekitar jam 14.00 datang angin kencang yang membuat pohon-pohon tumbang,’’ tutur Wahyuni, warga di sekitar lokasi.
Tak hanya itu, angin juga menerpa sepanjang Jalan Raya Pungging-Trawas. Atap warung milik Hermin, warga Dusun Beringin, Desa Wonokerto, Kecamatan Pungging turut ringsek akibat tertimpa pohon tumbang. ’’Angin kencang bersamaan dengan hujan deras, terus pohon jati tiba-tiba roboh menimpa atap warung,’’ ulasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebab, patahan pohon jati masih mampu tertahan oleh rangka atap baja ringan di warung es degan miliknya. ’’Saat pohon roboh banyak orang yang sedang berteduh, tapi alhamdulillah tidak ada (korban),’’ tambahnya.
Angin kencang juga merusak sebuah tenda hajatan warga di Desa Wonokerto. Bahkan, pelaminan pengantin juga roboh lantaran tak kuat menahan terpaan angin. ’’Yang ambruk terop sama backdrop pengantin, untung pas tidak ada tamu,’’ timpal Arif, operator sound system.
Hingga sore kemarin, petugas BPBD Kabupaten Mojokerto, relawan, beserta anggota Polsek Pungging melakukan upaya penanganan dampak angin kencang. Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, sejumlah dahan pohon Trembesi di sisi Jalan Raya Pungging-Trawas juga banyak yang patah.
Selain di Pungging, angin kencang diketahui juga menerjang wilayah Kecamatan Kutorejo. Masing-masing melanda Desa Karangdiyeng yang menumbangkan pohon mangga dan pohon kesono serta pohon kersen di Desa Windurejo yang sempat menutup sebagian badan jalan.
BPBD Kabupaten Mojokerto masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak angin kencang. ’’Pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi,’’ ungkap A. Yani, Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto yang turut melakukan evakuasi. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah