Polisi Lakukan Sterilisasi, Antisipasi Gangguan selama Peribadatan
KOTA - Menjelang perayaan Natal, keamanan sejumlah gereja di wilayah Kota Mojokerto menjadi atensi kepolisian. Personel Satsamapta Polres Mojokerto Kota melakukan penyisiran dan sterilisasi gereja, Sabtu (20/12), untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto menguraikan, langkah ini menjadi salah satu pengamanan rangkaian perayaan Natal agar berlangsung kondusif. Pengamanan ini sekaligus bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah kota. ”Sterilisasi dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Khususnya pada kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jemaat.” Terangnya, Minggu (21/12).
Sterilisasi di antaranya dilakukan di Gereja Royal Regency dan Gereja Allah Baik. Petugas melakukan penyisiran secara menyeluruh di setiap area tempat ibadah umat Kristiani tersebut. Mulai dari altar, ruang ibadah jemaat, halaman, area parkir, hingga fasilitas penunjang lainnya. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Herdiawan menyebut, sterilisasi gereja merupakan salah satu fokus dalam Operasi Lilin Semeru 2025. Sebab, dalam operasi 14 hari tersebut berfokus pada pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. ”Harapan kami kegiatan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru di Kota Mojokerto dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat,” tandasnya.
Perlu diketahui, Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung kurun 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota, operasi selama dua pekan ini melibatkan 308 personel gabungan. Baik dari unsur Polri, TNI, satpol PP, dishub, damkar, dinkes, PMI, hingga kelompok relawan.
Setelah pengamanan Natal, personel gabungan beralih fokus pada momen perayaan Tahun Baru 2026. Secara bergiliran, mereka disiagakan di empat pos Operasi Lilin Semeru 2025. Baik di Pos Terpadu Alun-Alun Wiraraja, Posyan Simpang 4 Sekarputih, serta Pospam Utara Jembatan Gajah Mada dan Exit Tol Gedeg.
Selain 36 gereja dan 8 rumah ibadah, pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota menyasar sejumlah objek lainnya. Mulai dari Stasiun Mojokerto, Terminal Kertajaya, pusat perbelanjaan di Jalan Majapahit dan Benteng Pancasila, termasuk objek wisata di Utara Sungai Brantas. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah