KABUPATEN - BPBD Kabupaten Mojokerto menunggu usulan dari warga terdampak angin kencang untuk penyaluran bantuan. Sedikitnya, terdapat empat bangunan yang rusak akibat kejadian bencana cuaca ekstrem di Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Rabu (10/12) lalu.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Kabupaten Mojokerto Syadillah mengungkapkan, anggaran bantuan bagi warga terdampak bencana telah dialokasikan di APBD tahun ini. Namun, untuk realisasinnya masih menunggu usulan dari Desa Kedunggempol. ’’Sampai sekarang kami belum menerima permohonan bantuan dari Desa Kedunggempol,’’ tuturnya.
Menurutnya, dari surat permohonan tersebut sekaligus jadi acuan untuk penyaluran bentuk bantuan. ’’Karena bantuannya nanti tergantung kondisi kerusakannya seperti apa,’’ ulasnya.
Jika sudah menerima pengajuan, Syadillah memastikan bakal menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak. Bentuk dukungan akan diberikan dalam bentuk meterial guna perbaikan rumah yang terdampak angin kencang. ’’Kalau rumah warga yang terdampak Insyallah akan kami bantu,’’ ulasnya.
Sebelumnya, BPBD juga telah menyalurkan bantuan material kepada 14 warga terdampak bencana angin kencang di Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo pada Selasa (9/12). Masing-masing berupa berupa asbes, kayu, bata merah, pasir, dan semen. ’’Alhamdulillah sudah klir semuanya, diserahkan langsung Pak Bupati (Muhammad Albarraa, Red),’’ imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto menyampaikan Abdul Khakim, kejadian hujan yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Mojosari Rabu (10/12) lalu merusak empat bangunan di Desa Kedunggempol.
Dua di antaranya merupakan rumah warga. Masing-masing menimpa tempat tinggal milik Miskan dan Sulikah warga Dusun Kedungkudi RT 03/RW 04, Desa Kedunggempol. ’’Kerusakan ringan pada bagian atap gentingnya pecah,’’ tuturnya. Sedangkan dua bangunan yang rusak lainnya adalah kandang bebek milik Suntik kondisinya rusak berat dan atap Masjid Miftahul Abidi mengalami kanopi depan ambruk. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah