Berlangsung Selama 15 Menit, Kandang Bebek Ambruk
MOJOSARI - Angin kencang menerjang Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, kemarin (10/12) sore. Akibatnya, kandang bebek roboh serta memporak-porandakan sejumlah rumah warga. Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, wilayah terdampak cukup parah terjadi di Dusun Kedungkudi, Desa Kedunggempol.
Kuatnya sapuan angin menyebabkan kandang bebek milik Suntik nyaris rata dengan tanah. ”Tidak rusak parah lagi, tapi hancur,” ungkapnya di lokasi, kemarin (10/12). Suntik menjelaskan, robohnya kandang bebek potong miliknya terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang sekitar pukul 14.30.
Angin yang datang dari arah timur langsung mengempaskan kandang yang terbuat dari bangunan semi permanen tersebut. ”Seketika langsung ambruk kena angin kencang,” tuturnya. Tak hanya itu, angin kencang juga merusak atap rumahnya. Genting dan asbes ambrol tersapu angin. ”Saya hanya bisa menangis, nggak berani keluar rumah,” ujarnya.
Sali, warga Dusun Kedungkudi lainnya menambahkan, kejadian angin kencang berlangsung cukup singkat. ”Angin kencangnya tidak lama, kurang dari 15 menit,” terangnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, dampak akibat terjangan angin turut memporak-porandakan sejumlah rumah warga lainnya. Termasuk merobohkan atap galvalum masjid serta menumbangkan beberapa pohon. ”Rata-rata kerusakannya bagian atap, ada juga yang tertimpa asbes,” imbuh dia.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Mojokerto Abdul Khakim membenarkan bahwa sebagian wilayah di Kabupaten Mojokerto dilanda hujan deras dan angin kencang, kemarin (10/12). Namun, hingga sore kemarin pihaknya masih melakukan pendataan terkait rumah yang terdampak angin kencang. ”Ya, ini masih dilakukan pendataan,” tuturnya. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah