DLANGGU - Sabtu (4/10) tengah malam, warga Dusun Genengan, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, dihebohkan terjadinya kebakaran kandang sapi. Meski kandangnya ludes terbakar, tidak ada hewan ternak turut dilalap api.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 ini melanda kandang sapi milik Poniran. Kali pertama, kobaran api dan kepulan asap dari area kandang diketahui tetangga korban. Bersama warga, Poniran berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu petugas damkar tiba di lokasi.
’’Untuk pemadaman api kami kerahkan dua unit PMK,’’ ujar Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Sukamto, Minggu (5/10). Petugas langsung melokalisir api lantaran kandang dan permukiman warga berdekatan. Kandang yang terbuat dari kayu dan gedek membuat api dengan cepat berkobar.
Sekitar pukul 01.00 Minggu (5/10) jilatan api dipadamkan petugas. Sukamto memastikan, peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban. Terlebih, saat kejadian kandang ternak milik korban sedang dalam kondisi kosong. ’’Yang terbakar hanya area kandang berukuran 4x8 meter persegi. Tidak ada sapi di dalamnya,’’ terangnya.
Kapolsek Dlanggu AKP Aminun menuturkan, kebakaran kandang ternak ini ditengarai akibat faktor kelalaian manusia. Diduga, api berasal dari puntung rokok yang menjalar ke bangunan kandang yang mudah terbakar. ’’Diduga kebakaran terjadi karena puntung rokok milik korban (Poniran) sendiri yang beberapa waktu sebelum kejadian dibuang di area kandang,’’ ungkapnya, terpisah. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi