MOJOSARI - Pengguna jalan tampaknya mesti berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat melintas di wilayah Mojosari. Sebab, dalam kurun dua hari terpantau dua pemotor tewas di jalan setelah terlibat kecelakaan maut.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Pemuda, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, sekitar pukul 21.30 Senin (22/9). Nyawa Veronika Mendekarina Pardede, 20, asal Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, melayang meski sempat mendapat pertolongan medis.
Mulanya, korban dibonceng rekannya, M. Khalid Syaifulloh, 21, pria asal Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, mengendarai motor sport warna hitam yang melaju dari arah Mojosari menuju Prambon. Setiba di sekitar SDN Randubango, motor korban berusaha menyalip kendaraan di depannya dari sisi kanan.
Saat itu juga, dari arah lawan melaju mobil Daihatsu Sigra nopol DK 1573 ACQ yang disopiri Sumantri, asal Tarik, Sidoarjo. Jarak yang berdekatan membuat kecelakaan adu moncong tak terelakkan. ’’Iya adu banteng (moncong). Korbannya dua orang (pemotor), yang laki sama perempuan. Kondisi yang perempuan (di lokasi) tidak sadar,’’ terang Dani, warga setempat.
Selanjutya pada Selasa (23/9) sekitar pukul 18.00. Yoyok Suprianto, 44, asal Desa/Kecamatan Bangsal, dinyatakan tewas setelah motor Yamaha Vega R nopol S 2893 NC yang dikendarainya terlibat kecelakaan di Jalan Raya Gajah Mada, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari.
Itu setelah motor korban yang hendak putar balik di barat Stadion Gajah Mada dihantam truk nopol S 9080 NI dari belakang. ’’Sepertinya yang motor itu mau putar balik belok ke kanan. Truknya kaget, akhirnya tabrakan itu,’’ ungkap Erwin Yudi, warga setempat. Nyawa Yoyok tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi