JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Warga Jawa Timur terkhusus wilayah Mojokerto mungkin sudah mulai merasakan suhu dingin yang ekstrim yang disebabkan adanya fenomena bediding.
Meski terjadi di wilayah Jawa, ternyata suhu dingin juga terjadi di beberapa daerah lain seperti Bali dan juga Nusa Tenggara.
Dilansir dari website Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geografi (BMKG) fenomena bediding dalam konteks klimatologi merupakan hal normal yang merupakan proses fisisnya berkaitan dengan kondisi atmosfer saat musim kemarau.
Pada websitenya, BMKG menjelaskan fenomena ini, umumnya musim kemarau menjadikan hujan yang jarang terjadi dimana proses ini tutupan awan berkurang. Berkurangnya curah hujan di musim kemarau menjadikan kelembaban pada udara menjadi rendah yang berarti uap air di dekat permukaan bumi juga semakin sedikit.
Tentunya kondisi ini juga berkaitan dengan kondisi langit yang jarang ada awan sehingga panas radiasi balik gelombang panjang langsung dilepaskan ke atmosfer luar, hal ini menjadikan udara di permukaan bumi menjadi lebih dingin.
Karenanya fenomena suhu dingin ini tentu merupakan bagian dari kondisi yang rentan terjadi di musim kemarau. Suhu dingin ini juga diperkirakan sampai pada bulan Agustus, mengingat musim kemarau biasa terjadi pada bulan-bulan ini.
Baca Juga: Busana Hangat di Musim Hujan, Pilih Warna Netral tapi Modis
Editor : Imron Arlado