Korban Dipukul Tongkat Besi, Dapat Tiga Jahitan di Kepala
KOTA – Lestari Widodo, 42, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menghajar perempuan pemilik salon di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, kemarin (23/6) pagi. Korban mengalami luka parah di kepala hingga mendapat tiga jahitan setelah dipukuli pelaku menggunakan tongkat besi.
Peristiwa itu dialami Luana Sari Santoso, 54, pemilik Salon Cahaya, saat pulang dari pasar membeli udang sekitar pukul 05.30. Ketika korban membuka pagar, Lestari yang semula berada di teras ruko kosong seberang jalan tiba-tiba menghampiri korban.
Pria yang beralamat di Jalan Dite Manis I, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, itu seketika menghantam korban dengan tongkat besi. ”Dipukul berkali-kali sampai lengannya lebam karena buat nangkis,” kata Sri Wahyuni, penjaga salon.
Meski berusaha melawan, korban kalah kuat dibanding pelaku yang berbadan gempal. Akibatnya, kepala Luana dipukuli sampai bocor hingga darahnya bercucuran. ”Lukanya parah, dapat tiga jahitan di kepala,” imbuh dia.
Korban dibawa keluarganya ke RSI Hasanah di dekat rumah untuk mendapat pertolongan. Sementara itu, petugas satpol PP yang menerima laporan turun ke lokasi mengamankan pelaku bersama polisi, pihak kelurahan, dan dinas sosial.
Sri Wahyuni menyatakan, tak sekali ini pelaku menjadikan penghuni Salon Cahaya sebagai sasaran amukannya. Beberapa waktu lalu, Lestari melempar batu ke kaca salon di depan Rumah Duka Polam Podo Langgeng itu hingga pecah. Pelaku yang sudah sekitar lima tahun luntang-lantung di lokasi juga pernah menyergap korban dan anaknya saat jalan kaki.
Selain jadi tempat salon, bangunan tersebut memang sebagai tempat tinggal korban. ”Orang gila ini sudah lama di sini, sudah ada sebelum Covid-19. Dia orangnya diam, tapi yang jadi sasaran selalu salon ini,” tuturnya.
Teror dari Lestari tersebut pernah dilaporkan ke pihak RT dan perangkat Kelurahan Jagalan. Namun, tak ada tindak lanjut sampai akhirnya terjadi insiden berdarah kemarin. ”Sudah lama dilaporkan, tapi tidak ada tanggapan, sampai ada korban sekarang,” tandasnya.
Sementara itu, setelah diamankan ke kantor satpol PP, Lestari Widodo dibawa ke Shelter Rumah Aman Dinsos Kota Mojokerto di Jalan Balongrawe Baru, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. ”Sebelum ke sini, dia tadi dibawa ke dispendukcapil untuk mengecek identisnya, dan akhirnya diketahui kalau alamatnya Madiun,” kata Rizky Ayu, petugas shelter.
Pihaknya tengah berkomunikasi dengan petugas di Madiun untuk menelusuri keluarga Lestari. Rencananya, pria yang pernah tinggal di Kelurahan Mentikan itu akan dipulangkan ke alamat asal. ”Tapi, keluarganya yang menjemput ke sini atau kami yang mengantar, masih dikoordinasikan,” imbuhnya.
Rizky menambahkan, petugas tak mendapat jawaban dari Lestari terkait motifnya menyerang korban. Namun, terdapat analisis dari petugas yang menduga jika korban mirip dengan ibu kandungnya, sehingga pelaku mendekam di depan salon tersebut. ”Sering di situ karena kemungkinan wajah korban mirip ibunya, entah ada dendam atau seperti apa,” tandas dia. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi