Kepala dan tangannya penuh luka jahitan akibat lemparan batu dari tetangganya sendiri yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kejadian nahas itu dialami Sa'i, ketika berada di sawahnya, Dusun Sidobecik, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Minggu (3/9) pagi. Saat itu, dia menjalani hari seperti biasanya. Datang ke sawah untuk memeriksa tanamannya.
Tapi, hari minggu kemarin bukan minggu yang biasa. Saat bekerja, dia mendadak didatangi, JH, yang masih tetangganya. Pria 41 tahun menunjukkan gelagat yang tak enak. Mondar-mandir di sekitar Sa'i bekerja.
Tak berapa lama, suasana berupa. JH mendadak berulah. Dia ngamuk. Sa'i yang sedari tadi bekerja menjadi terganggu. Itu setelah JH mencoba melempar Sa'i dengan batu.
Lemparan pertama meleset. ''Ada tiga kali seingat saya dia melempar dengan batu,'' ujar Sa'i ditemui Jawa Pos Radar Mojokerto, Selasa (5/9) siang. Lemparan batu pertama gagal menemui sasaran.
Sa'i tak tinggal diam. Dia berusaha melarikan diri dengan menjauhi JH. Meski begitu, JH yang dikenal warga punya gangguan jiwa tak berhenti melempar. ''Waktu saya berlari menjauh di jalan itu kena pipi dan kepala,'' beber Sa'i.
Aksi ngamuk ODGJ kampung itu berhasil dihindari Sa'i. Itu setelah dia meminta tolong seorang pemotor yang melintas. Dari situ, Sa'i diselamatkan lalu merujuk ke puskesmas untuk perawatan luka yang diderita.
''Di sini (pipi kiri) jahitan 9. Lalu, di kepala jahitan 5,'' sebut Sa'i dengan kondisi pipi dan kepala diperban. Dia menilai, saat itu JH mungkin tengah kambuh penyakitnya. Sehingga, mendadak ngamuk hingga melempari dirinya dengan batu.
Kejadian nahas yang dialami Sa'i itulah yang kemudian direspon pemdes setempat. Tadi siang, JH dievakuasi relawan dan petugas puskesmas setempat. Upaya evakuasi sempat alot memakan waktu 1 jam.
Terpisah, Kasi Kesra Pemdes Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Mohammad Sodiq mengatakan, JH terpaksa dievakuasi ke RS Jiwa di Lawang, Kabupaten Malang.
Langkah itu ditempuh untuk memberi rasa aman dan kenyamanan warga. Juga, memberi layanan kesehatan kepada JH.
''Dibawa ke RS Jiwa Lawang. Surat-surat dan KIS sudah lengkap semua. Ini karena ada laporan dari polo soal kejadian yang dialami warga yang dipukul oleh JH,'' urainya. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah