Truk sempat melarikan diri setelah menabrak korban.
Sujiono sehari-hari bekerja sebagai buruh di pabrik pembuatan kerupuk rambak di Kecamatan Bangsal. Kecelakaan sekitar pukul 11.30 itu dialaminya saat perjalanan pulang untuk istirahat siang.
Korban yang melaju dari arah Bangsal mengendarai motor Honda Revo nopol S 4768 QO disenggol truk dari arah belakang. ”Yang menabrak truk kontainer,” ujar Deni, warga di lokasi.
Tabrakan di Jembatan Dusun Mojolegi, Desa Pekukuhan, tepatnya dekat Rumah Makan Arimbi tersebut membuat korban seketika terjatuh dari kendaraannya. Korban dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka parah di bagian kepala dan kaki.
Dia dinyatakan meninggal setelah sekitar dua jam menjalani perawatan di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari.
Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko mengatakan, truk kontainer bernopol N 8202 UW yang disopiri Khoirul Anam, 34, warga Mabung, Baron, Nganjuk, kabur usai menabrak korban.
Truk berikut berikut sopir telah diamankan untuk proses penyelidikan kasus tersebut. ”Truk sempat kabur, namun sudah kami. Sopir juga kami mintai keterangan,” terangnya.
Menurut Wihandoko, berdasarkan olah TKP, kecelakaan terjadi akibat kelalaian sopir truk. Sebelum tabrakan tersebut, truk dan korban berjalanan beriringan.
Truk kemudian menyalip korban dari sisi kanan.
Nahas, bagian bak belakang truk diduga menyenggol motor korban sehingga membuatnya jatuh tersungkur.
”Truk diduga terlalu mepet sehingga menyenggol korban yang melaju di sisi kiri,” jelasnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah