KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pria yang dievakuasi ke Panti Werdha Majapahit, Kecamatan Sooko, lantaran ditemukan tergeletak di Jalan Raya Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, kabur. Kemarin (12/5), gelandangan yang mengaku bernama Robi, 26, asal Kupang, NTT, itu meloncat pagar saat hendak dipulangkan.
Kepala UPT Panti Werdha Majapahit Siti Mutoharoh mengatakan, Robi diketahui menghilang dari panti sekitar pukul 10.00. Sebelum kabur, dia sempat mandi dan diberi sarapan. Pria tersebut juga sempat meminta rokok ke perawat di panti. ”Dari jejaknya, dia kabur meloncat pagar belakang,” ungkapnya, kemarin.
Robi kabur dengan cara meloncat pagar belakang asrama panti setinggi 2 meter. Kawasan tersebut memang tak terpantau penjaga maupun CCTV. Pihak panti sempat melakukan pencarian ke kampung sekitar, namun keberadaan pria itu sudah tak terlacak. Robi sejatinya akan dipulangkan melalui pemprov ke kampung halamannya. Kemarin petugas hendak memeriksa identitasnya ke dinas terkait agar bisa segera pulang. ”Mau dibawa ke dispendukcapil dulu, ternyata sudah kabur,” tuturnya.
Mutoharoh memastikan, Robi bukanlah ODGJ. Setiba di panti Kamis (11/5) malam, tak muncul perilaku aneh dari Robi. Kendati tampak lingkung, dia dapat berkomunikasi dengan lancar. Kepada petugas, dia juga menceritakan bagaimana dirinya bisa sampai Kabupaten Mojokerto. Robi mengaku berasal dari Desa Naikliu, Amfoang Utara, Kupang, NTT. Sudah dua hari dia luntang-lantung di Mojokerto. Dia membeli makan dengan kerja serabutan. ”Dia mau ke Perak (Surabaya) untuk kerja. Dia sampai Mojokerto naik oto alias truk. Dia menunjukkan uang tunai Rp 7 ribu,” bebernya.
Robi sebelumnya ditemukan oleh warga tergeletak di tengah jalan Desa Lebakjabung pada Kamis (11/5) siang. Kabar tersebut langsung direspons Puskesmas Jatirejo dan relawan. Robi sempat dikira sebagai ODGJ dan sudah meninggal. Setelah dipastikan kondisinya baik-baik saja, Robi dibawa ke Mapolsek Jatirejo. Dari sana, dia lalu dievakuasi ke panti werdha. Pihak panti menyebut, Robi diduga sedang kelaparan atau mabuk berat saat kali pertama ditemukan. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah